RADARCIREBON.ID – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Cirebon dan sekitarnya menyebabkan terjadinya tanah longsor di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Senin, 16, Februari 2026 dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di kawasan Benda Lebakngok, RT 003/RW 011.
Berdasarkan laporan di lapangan, longsor dipicu oleh kondisi tebing yang tidak mampu menahan beban air akibat curah hujan tinggi, ditambah derasnya arus sungai yang mengikis struktur tanah.
Baca Juga:Masjid Sang Cipta Rasa Geger, Ada Jamaah Meninggal saat KhutbahJenazah Tersangkut di Jembatan Sungai Suranenggala Cirebon, Ternyata Warga Setempat
Kombinasi faktor tersebut mengakibatkan bagian tebing runtuh dan material tanah longsor jatuh ke aliran sungai di bawahnya.
Data sementara dari hasil asesmen Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon di lokasi menunjukkan dimensi longsoran mencapai panjang sekitar 6 meter dengan tinggi kurang lebih 5 meter.
Material tanah yang terbawa longsor tidak hanya memengaruhi aliran sungai, tetapi juga berdampak pada kerusakan infrastruktur jalan di sekitar lokasi kejadian.
Kerusakan tersebut menyebabkan akses jalan yang biasa digunakan warga untuk beraktivitas sehari-hari menjadi terganggu.
Jalan yang berada di sisi tebing mengalami ambles sehingga tidak dapat dilalui secara normal, terutama oleh kendaraan roda empat.
Kondisi ini membuat mobilitas warga menjadi terhambat, baik untuk bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas lainnya.
Sejumlah warga setempat tampak meninjau lokasi kejadian untuk memastikan kondisi sekitar tetap aman.
Baca Juga:Presiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap Delta Force, Operasi Mirip di Film ActionTransJakarta Benchmark Pengembangan BRT Trans Cirebon
Mereka juga melakukan langkah antisipasi sederhana guna mencegah risiko kecelakaan di area jalan yang terdampak longsor.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait telah melakukan asesmen guna menentukan langkah penanganan darurat.
Upaya yang direncanakan meliputi pengamanan area terdampak serta perbaikan sementara agar akses warga dapat kembali digunakan.
Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai dan wilayah perbukitan diimbau untuk tetap waspada.
Pasalnya, kondisi cuaca di wilayah Cirebon masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam beberapa hari ke depan, sehingga risiko longsor susulan tetap perlu diantisipasi.
