Salah seorang pengendara, Siti Fatimah, mengaku sempat terkejut ketika melihat kepadatan kendaraan di jalan. Awalnya ia mengira ada kereta api yang melintas karena lokasi tidak jauh dari jalur rel. Namun setelah mendekat, ia baru mengetahui bahwa kemacetan tersebut disebabkan oleh iring-iringan pawai obor.
“Ternyata ada pawai obor menyambut bulan suci Ramadan. Saya kira ada kereta lewat,” ujarnya sambil tersenyum.
Siti Fatimah mengaku tidak keberatan dengan situasi tersebut. Menurutnya, pawai obor justru menghadirkan suasana yang menghangatkan hati. Ia mengapresiasi semangat anak-anak yang dengan penuh keceriaan mengikuti pawai Tarhib Ramadan 1447 Hijriah.
Baca Juga:Ada Klinik Pratama Karang Medika Ciawigebang, Warga Jadi Lebih Dekat untuk BerobatDipecat Manchester United, Ruben Amorim Berpeluang Gantikan Jose Mourinho di Benfica
“Senang melihat anak-anak ikut merasakan suasana datangnya bulan Ramadan. Ini pengalaman yang bagus untuk mereka,” tambahnya.
Kegiatan pawai obor ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang pentingnya menyambut Ramadan dengan persiapan yang matang, baik secara fisik maupun spiritual. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak diajak untuk lebih mencintai tradisi keagamaan serta memahami makna Ramadan sejak dini.
Selain itu, pawai obor turut mempererat kebersamaan warga. Masyarakat dari berbagai latar belakang berkumpul dalam satu tujuan, yakni menyambut bulan suci dengan penuh kegembiraan. Tanpa memandang perbedaan, mereka berjalan berdampingan, saling menjaga, dan menunjukkan semangat persaudaraan.
Tradisi pawai obor sendiri telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat dalam menyambut Ramadan. Di Kota Cirebon, kegiatan ini hampir selalu digelar setiap tahun dan menjadi agenda yang dinantikan warga. Selain menghadirkan suasana meriah, pawai obor juga menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat bahwa Ramadan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki hubungan dengan sesama.
Dengan semangat kebersamaan yang terpancar dalam pawai tersebut, masyarakat Kota Cirebon berharap Ramadan 1447 Hijriah dapat membawa kedamaian, keberkahan, dan perubahan ke arah yang lebih baik bagi seluruh umat Islam. (abd)
