RADARCIREBON.ID – Lomba Tari Topeng Samba dan Kelana yang digelar Diamond Management berlangsung di Pendopo Bupati Cirebon, 16–17 Februari 2026. Ajang ini diikuti 115 peserta dari jenjang TK hingga SMA sebagai seleksi menuju kompetisi nasional di Jakarta.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi audisi Duta Tari Topeng 2026. Hari pertama mempertandingkan kategori Samba dengan 35 peserta, sedangkan hari kedua kategori Kelana diikuti sekitar 80 peserta.
Owner Diamond Management, Poepoen, mengatakan para pemenang menerima piala dan sertifikat dari Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, serta berhak melaju ke tingkat nasional.
Baca Juga:DLH Cirebon Hanya Andalkan Beko Tua, Usulan Diajukan Sejak 2016, Belum DisetujuiSidak Pasar di Perbatasan Cirebon, Bupati Imron Siapkan Opsi Operasi Pasar Murah Ramadhan
Babak nasional dijadwalkan berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah pada 25–26 April 2026.
“Ajang ini bertujuan melestarikan Tari Topeng Cirebon dan Indramayu sekaligus membina bakat sejak dini,” ujar Poepoen kepada Radar Cirebon.
Dewan juri menilai peserta berdasarkan unsur wiraga, wirasa, dan wirama, serta karakter tokoh dan gaya wanda. Juri menilai variasi gaya daerah yang ditampilkan peserta cukup beragam dan menunjukkan identitas kuat.
Kategori usia dini juga menjadi sorotan. Peserta TK dinilai mampu membawakan karakter Kelana dengan baik meski teknik tari topeng tergolong rumit.
Penyelenggara berharap ajang ini menjadi sarana pembinaan berkelanjutan bagi regenerasi penari topeng, dari tingkat daerah hingga nasional, bahkan internasional. (ade)
