Edukasi Tata Kelola Sampah di SDN Larangan 1 Kota Cirebon

edukasi pengelolaan sampah
TANGANGI SAMPAH: Siswa SDN Larangan 1 mengikuti edukasi pengelolaan sampah bersama Komunitas YES di Kota Cirebon. FOTO: ABDULLAH/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID — Meningkatkan kesadaran lingkungan sejak dini, SDN Larangan 1 bekerja sama dengan Komunitas YES menggelar kegiatan edukasi tata kelola sampah bagi siswa.

Kepala SDN Larangan 1, Sunardi, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa tentang cara memilah sampah serta memanfaatkannya menjadi barang bernilai guna.

“Kehadiran Komunitas YES di sekolah ini untuk memberikan edukasi kepada siswa tentang tata cara memilah sampah. Tidak hanya itu, siswa juga diajak mengolah sampah menjadi barang yang memiliki nilai,” ujarnya kepada Radar Cirebon.

Baca Juga:Haji 2026: Indonesia Perketat Skrining Kesehatan dan Terapkan Murur–Tanazul untuk Lindungi Jamaah RentanChinese New Year Dinner, Penuh Kehangatan dan Banjir Hadiah

Menurut Sunardi, kegiatan tersebut dilakukan seiring dengan upaya sekolah menuju program sekolah Adiwiyata.

“SDN Larangan 1 sedang dalam proses menuju sekolah Adiwiyata. Karena itu, sejak dini kami melibatkan siswa dalam pengelolaan lingkungan, salah satunya melalui pemilahan sampah,” katanya.

Ia menambahkan, sekolah juga mendapat pendampingan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon dalam program tersebut.

“Kami juga mendapatkan pendampingan dari Dinas Lingkungan Hidup,” ujarnya.

Sunardi menjelaskan, Komunitas YES yang dipimpin Budi Santoso turut memberikan pembelajaran praktis tentang pengelolaan sampah kepada para siswa.

Ia menyebutkan, sekolah sebenarnya telah memiliki insinerator sebagai alat penghancur sampah. Namun, penggunaannya tetap disesuaikan dengan ketentuan dan isu lingkungan yang berkembang.

“Kami juga berkoordinasi dengan pihak lingkungan hidup terkait penggunaan insinerator, agar tetap sesuai aturan dan tidak menimbulkan dampak negatif,” tuturnya.

Baca Juga: Muhammad Yani Kembali Terpilih sebagai Ketua LPM Karya MulyaTerbuka, Peluang Penari Cilik ke Tingkat Nasional 

Melalui kegiatan edukasi ini, pihak sekolah berharap kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan terus meningkat, sekaligus mendukung terwujudnya sekolah berwawasan lingkungan. (abd)

0 Komentar