RADARCIREBON.ID – Isu Persib terancam sanksi menjadi perhatian publik usai laga panas kontra Ratchaburi FC di AFC Champions League Two. Bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga insiden yang terjadi setelah peluit panjang dibunyikan.
Media Thailand, Siam Sport, menyoroti potensi hukuman yang bisa dijatuhkan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) kepada Persib Bandung. Dalam laporannya, Siam Sport menyebut Persib terancam sanksi akibat ulah sebagian suporter yang turun ke lapangan usai timnya tersingkir di babak 16 besar.
Menurut media tersebut, hukuman yang mengintai tidak main-main. Persib terancam sanksi berupa denda dalam jumlah besar hingga kemungkinan larangan bermain di kandang sendiri atau tampil tanpa penonton jika kembali berlaga di ACL Two musim depan.
Baca Juga:Dulu Diremehkan, Kini Bersinar! 4 Shio Ini Diramal Paling Hoki dan Kaya Raya di 2026Usai Cetak Gol Penentu Kemenangan Persib Atas Ratchaburi, Andrew Jung Ungkapkan Ini
“Persib Bandung bisa menghadapi sanksi berat dari AFC, mulai dari denda yang besar hingga larangan menggunakan kandang mereka atau dipaksa bermain tanpa penonton musim ini,” tulis Siam Sport.
“Ini setelah [Persib] membiarkan kerusuhan kecil terjadi yang mencoreng reputasi sepak bola ASEAN.”
Kegagalan Persib melangkah ke perempat final memang ternoda insiden di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2) malam WIB. Tak lama setelah wasit asal Arab Saudi, Majed Mohammed Alshamrani, meniup peluit akhir, sejumlah suporter terlihat masuk ke area lapangan.
Suasana sempat memanas ketika suporter berlari ke tengah lapangan. Pemain Ratchaburi dan perangkat pertandingan langsung bergegas menuju ruang ganti demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan.
Aksi tersebut coba dihentikan oleh para pemain Persib yang meminta suporter kembali ke tribun. Bahkan pelatih Bojan Hodak ikut turun tangan meredam situasi agar tidak semakin memburuk.
Di sisi lain, Persib harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari ACL Two. Meski menang 1-0 lewat gol Andrew Jung di hadapan publik sendiri, hasil itu tak cukup untuk membalikkan keadaan.
Kekalahan 0-3 pada leg pertama di markas Ratchaburi menjadi beban yang tak mampu ditebus. Kini, selain evaluasi performa tim, Persib juga dibayangi isu Persib terancam sanksi yang berpotensi berdampak pada kiprah mereka di kompetisi Asia mendatang.
