Awal Ramadan Harga Daging Ayam di Kuningan Masih Tinggi

Ramadan 2026
HARGA TINGGI: Pemantauan hari pertama Ramadan 2026 di pasar tradisional Kabupaten Kuningan, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok masih tinggi. Foto: Diskopdagperin
0 Komentar

KUNINGAN–Memasuki hari pertama Ramadan 2026, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Kuningan masih terpantau tinggi. Komoditas daging ayam, menjadi sorotan warga karena belum menunjukkan penurunan harga.

Berdasarkan pemantauan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagperin) Kabupaten Kuningan, harga daging ayam broiler berada di kisaran Rp42.000–Rp44.000 per kilogram. Sementara daging ayam fillet dijual Rp50.000–55.000/kg dan daging ayam kampung mencapai Rp75.000 per ekor.

Tak hanya ayam, harga daging sapi masih Rp150.000/kg dan daging kambing Rp160.000/kg.

Baca Juga:Metland Hotel Cirebon Siapkan Live Turkish Coffee hingga Grand Prize Hewan KurbanUlama Cirebon: Ramadan Bulan Penuh Keutamaan dan Keberkahan

Petugas pemantau harga, Arisman, menyebutkan bahwa tingginya harga dipengaruhi peningkatan permintaan menjelang dan pada awal Ramadan. Ia memperkirakan harga akan berangsur normal mulai hari ketiga puasa.

“Permintaan biasanya kembali stabil setelah beberapa hari Ramadan,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).

Berbeda dengan daging, sejumlah sayuran justru mengalami penurunan harga dibanding pekan lalu. Wortel kini Rp12.000/kg, kol Rp8.000–10.000/kg, tomat Rp11.000–12.000/kg, dan kentang Rp15.000–17.000/kg.

Untuk kelompok cabai, harga relatif stabil. Cabai merah dijual Rp40.000–50.000/kg dan cabai rawit merah Rp85.000–90.000/kg.

Sementara itu, harga beras dan telur belum mengalami perubahan. Beras premium masih Rp14.000/kg, medium Rp13.000/kg, dan SPHP Rp12.000/kg. Telur ayam ras dijual Rp31.000/kg.

Warga berharap harga daging ayam segera turun agar beban belanja Ramadan tidak semakin berat. Pemerintah daerah diminta terus memantau distribusi dan pasokan guna menjaga stabilitas harga di pasaran. (ags)

0 Komentar