BGN Geram dengan Tuduhan Ketua BEM UGM, Diminta Tunjukkan Apa yang Dimaling dari MBG?

nanik s deyang aceh
Ada ungkapan menarik dari Wakil Badan Gizi Nasional (BGN), Naniek Sudaryati Deyang. Foto: Nanik S Deyang/Ig - radarcirebon.id
0 Komentar

Apakah ada kebocoran? Deyang menyebut bisa saja. Misalnya mitra masih mencari untung besar dari bahan baku dengan cara menekan KaSPPG, Pengawas Gizi dan Pengawas Keuangan.

Wartawan senior ini menyebut jika 3 orang dari BGN itu terhitung masih anak-anak. Bisa jadi mereka tidak berkutik jika mitra powerfull menguasai SPPG. Atau juga bisa jadi sebaliknya jika kepala SPPG, Pengawas Keunagan dan Pengawas Gizi kong kalikong dengan mitra.

Apakah jika ada penyelewengan dibiarkan? Deyang mengatakan tidak. “Ada BPKP, dan ada KPK yang mengawasi SPPG,” ancamnya.

Baca Juga:Masjid Sang Cipta Rasa Geger, Ada Jamaah Meninggal saat KhutbahJenazah Tersangkut di Jembatan Sungai Suranenggala Cirebon, Ternyata Warga Setempat

Sedangkan dari internal BGN, jelasnya lagi akan diawasi oleh Inspektorat. Bahkan yang terbaru, pihaknya membuat tim investigasi ditambah Tim Pemantaun dan Pengawasan. Tim-tim itu terus akan mengawasi jalannya SPPG.

“Bila ada mark up bahan baku, maka langsung kita hentikan operasional dapur SPPG. Kemudian 3 orang perwakilan BGN di SPPG tersebut kita kasih sanksi mulai dirotasi sampai dipecat,” tegasnya.

Pihaknya tak lama lagi akan meluncurkan portal punishment apa saja untuk SPPG, mitra dan 3 perwakilan BGN di SPPG yang nakal. Termasuk Korwil dan Kareg.

Soal titik dapur SPPG menjadi rebutan, wanita asal Madiun itu mengungkapkan kemudian tidak bisa dipungkiri terjadi jual beli titik. Dirinya pun sepakat harus dibasmi.

Namun demikian, ungkapnya lagi, tidak semua titik dapur yang didapat mitra dengan cara menyogok oknun BGN atau calo. “Btw di mana ada proyek yang didanai APBN tidak jadi rebutan dan melahirkan sogok menyogok atau calo,” sindirnya.

Dia mengingatkan, boleh saja mereka mendapatkan titik SPPG dengan menyogok, tapi umur kerjasama ini hanya setahun. “Jadi kalau toh bisa lolos dapat titik dapur, bukan berarti mereka bisa melenggang 5 tahun, karena SPPG bisa ditutup kapan saja,” tegasnya.

Dia menyebut sudah banyak dapur yang ditutup karena pelanggaran. Dapur-dapur itu wajib membangun ulang atau relokasi. Bahkan banyak yang dialihkan ke mitra yang lain.

Baca Juga:Presiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap Delta Force, Operasi Mirip di Film ActionTransJakarta Benchmark Pengembangan BRT Trans Cirebon

Walaupun kesal, Deyang pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Tiyo untuk penyebutan MBG sebagai Maling Berkedok Gizi itu. Tapi yang perlu dicatat, tuduhkan sebagai program maling ini selain 83 juta anak dapat makanan bergizi, ada 11, 8 juta tenaga kerja terserap.

0 Komentar