INDRAMAYU – Peristiwa kebakaran menghanguskan satu unit kandang ayam di Blok Barat, Desa Cangkingan, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, Kamis (19/2) pagi. Insiden yang terjadi menjelang subuh tersebut diduga dipicu kebocoran tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram yang digunakan untuk memasak di area kandang. Akibat kejadian itu, pemilik kandang mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp260 juta.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 05.10 WIB di wilayah RT 04 RW 02. Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan kandang yang sebagian besar berbahan mudah terbakar. Pada saat kejadian, pemilik kandang diketahui tidak berada di lokasi.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan awal, pemilik kandang diduga meninggalkan lokasi dalam kondisi kompor masih menyala. Kebocoran pada tabung gas disinyalir memicu api yang kemudian membesar tanpa segera diketahui.
Baca Juga:Metland Hotel Cirebon Siapkan Live Turkish Coffee hingga Grand Prize Hewan KurbanUlama Cirebon: Ramadan Bulan Penuh Keutamaan dan Keberkahan
“Pemilik diduga lupa mematikan kompor saat meninggalkan kandang dalam keadaan memasak. Ia baru mengetahui adanya kebakaran setelah warga melihat kepulan asap tebal dari arah kandang,” ujar Jajat.
Warga sekitar yang menyadari adanya asap segera mendatangi lokasi untuk memastikan sumbernya. Saat dilakukan pengecekan, bagian atap kandang terlihat sudah rusak dengan genteng berserakan akibat panas dan kobaran api. Ketika pintu kandang dibuka, api ternyata telah membakar bagian dalam bangunan dan menyebar dengan cepat.
Melihat kondisi tersebut, warga berinisiatif melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya, seperti ember dan sumber air di sekitar lokasi. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut belum mampu mengendalikan situasi secara maksimal.
Laporan kebakaran diterima petugas Damkar sekitar pukul 05.10 WIB. Tim pemadam segera diberangkatkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 05.30 WIB. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran serta delapan personel.
Proses pemadaman berlangsung cukup intens mengingat api telah membesar dan membakar sebagian besar struktur kandang. Petugas berupaya menjinakkan api sekaligus mencegah perambatan ke bangunan lain di sekitar lokasi. Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.30 WIB dan situasi dinyatakan aman.
