Kesabaran Nasabah Bank Cirebon Diuji, Teller Cuma Dua Orang, Lama karena Verifikasi Dokumen Satu Per Satu

Kesabaran Nasabah Diuji, Teller Cuma Dua Orang
DILAYANI DUA TELLER: Suasana pelayanan pencairan tabungan nasabah BPR Bank Cirebon di Bank Mandiri Yos Sudarso, Kota Cirebon, Kamis (19/2/2026). Foto: Ade Gustiana/Radar Cirebon
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Proses pencairan dana nasabah BPR Bank Cirebon di Bank Mandiri Cabang Yos Sudarso, Kota Cirebon, Kamis (19/2/2026), berlangsung lebih tertib dibanding hari sebelumnya.

Nasabah menunggu giliran layanan secara bergiliran sejak pagi. Namun demikian, menunggu giliran cukup lama. Karena teller yang melayani hanya dua orang.

Hujan yang turun membuat area luar kantor cabang tampak lengang. Tidak terlihat kerumunan nasabah seperti sehari sebelumnya. Di pintu masuk, dua petugas keamanan berjaga sambil sesekali memberi arahan kepada pengunjung. Beberapa pegawai bank juga terlihat siap menjelaskan prosedur kepada nasabah yang datang membawa dokumen.

Baca Juga:Rp55 Triliun, THR untuk ASN Cair Lebih CepatNasabah Bank Cirebon Antre Dini Hari, Pulang tanpa Uang

Di dalam ruang layanan, aktivitas dibagi menjadi dua bagian. Sisi kiri digunakan untuk pelayanan perbankan reguler, di mana nasabah Bank Mandiri duduk berhadapan dengan petugas di meja layanan sambil menyerahkan berkas. Sementara itu, sisi kanan ruangan diperuntukkan bagi nasabah BPR Bank Cirebon yang menunggu pencairan.

Puluhan orang duduk berderet di kursi biru yang disusun rapi, sebagian menggenggam buku tabungan dan kartu identitas, sebagian memeriksa ponsel, menunggu nomor dipanggil. Di area pelayanan khusus itu, dua teller melayani proses pencairan.

Setiap nasabah membutuhkan waktu cukup lama di meja layanan karena petugas harus memverifikasi data dan dokumen satu per satu. Proses satu orang nasabah dapat berlangsung hingga puluhan menit, sehingga antrean bergerak perlahan meskipun tetap tertib.

Petugas keamanan tampak berjalan bolak-balik memantau kondisi ruangan. Suasana relatif tenang, tidak terdengar protes atau keluhan keras. Percakapan hanya berlangsung pelan di antara sesama nasabah yang duduk berdekatan.

Salah satu nasabah, H Fahmi, pedagang pakaian di Pasar Pagi Kota Cirebon, datang sekitar pukul 10.00 setelah mendapat informasi bahwa hari itu sudah bisa mengambil nomor antrean pencairan. Ia menyatakan sengaja tidak datang sehari sebelumnya karena belum memperoleh kepastian jadwal. Ia merasa lega karena akhirnya memperoleh antrean untuk mencairkan tabungan.

Ia mengatakan proses menunggu di Bank Mandiri Yos Sudarso itu cukup lama karena teller yang melayani terbatas. “Teller cuma dua orang,” ujarnya kepada Radar Cirebon di lokasi antrean.

0 Komentar