KH Ahmad Syairozi Bilal Resmi Pimpin MUI Indramayu 2025–2030, Dilantik Langsung oleh Ketua MUI Jabar

MUI Jawa Barat
DILANTIK: Ketua Umum MUI Jawa Barat Dr KH Aang Abdullah Zein melantik Ketua Umum MUI Kabupaten Indramayu KH Syaerozi Bilal di Aula Gedung MM Indramayu, Selasa (17/2/2026). Foto: AHMAD SYAHRONI/RADAR INDRAMAYU
0 Komentar

INDRAMAYU – Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu masa khidmat 2025–2030 resmi dilantik dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Gedung MM Indramayu.

Dalam pelantikan tersebut, KH Ahmad Syairozi Bilal dikukuhkan sebagai Ketua Umum MUI Kabupaten Indramayu untuk periode lima tahun ke depan. Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Barat, Dr KH Aang Abdullah Zein MPdI.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Indramayu H Syaefudin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para tokoh agama, pimpinan organisasi kemasyarakatan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Baca Juga:Pastikan Jemaat Tionghoa Beribadah Khusyuk pada Perayaan Imlek 2577, Polisi Sigap BerjagaJelang Ramadan 1447 H, Pemkab Kuningan Hentikan Sementara Car Free Day

Dalam sambutannya, wakil bupati Indramayu menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia berharap, kepengurusan MUI yang baru dapat terus berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membina umat serta menjaga kondusivitas wilayah.

“MUI memiliki peran penting dalam memberikan bimbingan dan pencerahan kepada umat. Selain itu, MUI juga diharapkan mampu menjadi penyejuk di tengah dinamika sosial kemasyarakatan. Sinergi antara ulama dan umara harus terus diperkuat demi kemajuan Indramayu,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi yang harmonis antara pemerintah daerah dan para ulama sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai persoalan sosial. Termasuk dalam menjaga persatuan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Indramayu.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Jawa Barat, Dr KH Aang Abdullah Zein menegaskan, MUI harus mampu menjalankan fungsi dan khidmatnya secara optimal. Ia menyebut, MUI memiliki peran strategis sebagai pelayan umat, pemberi fatwa, sekaligus pengayom masyarakat dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

“MUI bukan hanya lembaga yang mengeluarkan fatwa, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga akidah, membina akhlak umat, serta memberikan solusi atas berbagai persoalan keumatan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas internal organisasi serta memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun elemen masyarakat lainnya.

Ketua MUI Kabupaten Indramayu terpilih, KH Ahmad Syairozi Bilal, dalam sambutannya menyampaikan komitmennya untuk memperkuat Ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan peran MUI dalam pembinaan akhlak dan moral masyarakat.

0 Komentar