INDRAMAYU – Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menekankan pentingnya penguatan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan bagi generasi muda. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Kegiatan Latihan Gabungan (Latgab) Palang Merah Remaja (PMR) Kabupaten Indramayu Tahun 2026 di halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), belum lama ini.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan kepalangmerahan yang tidak sekadar bersifat formalitas, melainkan wujud nyata dalam membentuk remaja yang peduli, sigap, dan berkarakter.
Dalam sambutannya, Syaefudin menyampaikan bahwa keberadaan Palang Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Indramayu memiliki peran strategis dalam pelayanan kemanusiaan dan bukan sekadar lembaga seremonial.
Baca Juga:Metland Hotel Cirebon Siapkan Live Turkish Coffee hingga Grand Prize Hewan KurbanUlama Cirebon: Ramadan Bulan Penuh Keutamaan dan Keberkahan
“PMI hadir memberikan layanan donor darah, pelayanan ambulan, penanggulangan bencana, serta edukasi kesehatan bagi masyarakat secara profesional dan penuh integritas,” ujarnya.
Syaefudin menjelaskan, di tengah perubahan zaman dan tantangan yang semakin kompleks. Mulai dari kesiapsiagaan menghadapi bencana hingga meningkatnya kebutuhan sosial masyarakat, generasi muda harus dibekali nilai-nilai kemanusiaan, empati, kedisiplinan, dan solidaritas sebagai modal untuk menjadi pemimpin masa depan yang tangguh.
“Nilai-nilai kemanusiaan, empati, kedisiplinan, dan solidaritas yang kalian pelajari di kegiatan PMR adalah modal utama untuk menjadi pemimpin masa depan yang tangguh dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
Syaefudin yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Indramayu menambahkan, melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan PMR, para anggota dilatih mengasah keterampilan pertolongan pertama, membangun disiplin dan kerja sama tim, serta menumbuhkan jiwa sosial yang siap membantu dalam berbagai situasi.
“Saya berharap adik-adik PMR menjadikan momentum latihan ini sebagai titik awal langkah besar dalam hidup kalian. Jadilah remaja yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berbudi pekerti luhur, tanggap terhadap persoalan sosial, dan berani mengambil peran dalam kegiatan kemanusiaan,” ungkapnya.
Kegiatan latihan gabungan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara PMI, pemerintah daerah, sekolah, serta para guru pembimbing dalam mewujudkan Kabupaten Indramayu yang menjunjung dan menghidupkan nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat. (oni)
