Festival Ramadan untuk Semua Warga Cirebon

Festival Ramadan di Jalan Siliwangi
MASIH SEPI: Walikota Cirebon Effendi Edo bersama jajaran Forkopimda meninjau pelaksanaan Festival Ramadan di Jalan Siliwangi, Kamis (19/2/2026). FOTO: CECEP NACEPI/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID — Festival Ramadan yang digelar di sepanjang Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, resmi dimulai bertepatan dengan hari pertama bulan suci Ramadan. Namun, cuaca gerimis yang disertai hujan membuat aktivitas di lokasi masih tampak lengang.

Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tetap membuka lapak meski jumlahnya belum banyak dan pengunjung masih sepi. Walikota Cirebon, Effendi Edo, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau langsung pelaksanaan festival tersebut pada Kamis sore (19/2/2026).

Dalam peninjauan itu, rombongan memeriksa area lapak UMKM hingga titik-titik parkir guna memastikan kegiatan berlangsung tertib dan nyaman. Edo mengingatkan agar trotoar tidak digunakan sebagai area parkir demi menjaga hak pejalan kaki.

Baca Juga:Pesawat Air Tractor AT 802 Jatuh, Pilot Meninggal, Prajurit Kodam Mulawarman Evakuasi Korban dan Amankan PuingPT Kereta Api Indonesia Daop 3 Kampanye Anti Pelecehan Seksual 

Ia juga mengimbau para pedagang menjaga kerapian serta kebersihan selama berjualan. Selain itu, arus lalu lintas di sekitar Jalan Siliwangi menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota Cirebon. Dinas Perhubungan Kota Cirebon diminta mengatur lalu lintas secara optimal guna mengantisipasi potensi kemacetan, terutama menjelang waktu berbuka puasa.

Edo menegaskan Festival Ramadan yang diisi pelaku UMKM tidak hanya diperuntukkan bagi umat Islam, tetapi terbuka bagi seluruh masyarakat Kota Cirebon sebagai ruang kebersamaan sekaligus penggerak ekonomi.

“Ada Festival Ramadan yang diisi UMKM. Bukan hanya umat Islam saja, tetapi semua warga bisa berbaur di sana. Ini untuk menyatukan masyarakat Kota Cirebon sekaligus meningkatkan perekonomian. Dalam satu bulan saja, perputaran ekonomi UMKM bisa sangat besar,” ujarnya.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Cirebon, Harry Saputra Gani. Ia menyebut lokasi Festival Ramadan di Jalan Siliwangi memiliki makna strategis sebagai ruang bertemunya aktivitas ekonomi rakyat dengan semangat ibadah.

“Festival Ramadan ini menghadirkan UMKM binaan DKUKMPP Kota Cirebon. Ini bukan sekadar bazar, melainkan panggung kemandirian. Bukan hanya tentang keramaian, tetapi tentang pergerakan ekonomi yang hidup,” ungkapnya.

Menurut Harry, Ramadan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan menghadirkan keberkahan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

0 Komentar