RADARCIREBON.ID — Awal Ramadan 2026 menjadi momentum refleksi satu tahun kepemimpinan Walikota Kota Cirebon, Effendi Edo. Tepat satu tahun lalu, Effendi Edo bersama Wakil Walikota Siti Farida Rosmawati resmi memimpin jalannya pemerintahan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Effendi Edo memaparkan capaian kinerja selama 12 bulan terakhir di hadapan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Namun, pada momen refleksi itu, Wakil Walikota Siti Farida Rosmawati tidak tampak hadir.
Effendi Edo terlihat didampingi sang istri saat menyampaikan sambutan sekaligus evaluasi satu tahun kepemimpinannya. Ia menyampaikan rasa syukur serta apresiasi atas dukungan berbagai pihak selama setahun terakhir.
Baca Juga:Pesawat Air Tractor AT 802 Jatuh, Pilot Meninggal, Prajurit Kodam Mulawarman Evakuasi Korban dan Amankan PuingPT Kereta Api Indonesia Daop 3 Kampanye Anti Pelecehan Seksual
“Alhamdulillah hari ini genap satu tahun saya bersama Ibu Siti Faridah memimpin. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama dan mendukung kami,” ujarnya.
Ia menyebutkan sejumlah program prioritas telah direalisasikan, terutama di sektor infrastruktur. Perbaikan drainase dan normalisasi sungai menjadi fokus pemerintah daerah untuk mengantisipasi potensi banjir di sejumlah wilayah kota.
“Dalam satu tahun ini, beberapa program sudah dapat direalisasikan untuk kebutuhan masyarakat, khususnya infrastruktur, drainase, serta normalisasi sungai guna mengurangi kerawanan banjir. Alhamdulillah, sedikit demi sedikit hasilnya mulai dirasakan warga,” katanya.
Beberapa proyek yang disoroti antara lain penataan Sungai Sukalila serta pembenahan kabel utilitas di sejumlah titik kota. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperbaiki tata kota agar lebih tertata dan nyaman.
Selain itu, rehabilitasi jalan melalui metode betonisasi mulai dilakukan di sejumlah titik vital guna meningkatkan ketahanan infrastruktur terhadap cuaca ekstrem.
Melalui Pemerintah Kota Cirebon, berbagai inovasi juga diterapkan untuk menjawab keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Salah satunya pemanfaatan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dalam peremajaan Penerangan Jalan Umum (PJU) melalui program “Cirebon Caang” demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Di bidang pembangunan manusia, program Kartu Idola Pendidikan resmi diluncurkan sebagai jaring pengaman agar tidak ada anak yang putus sekolah akibat kendala biaya pribadi.
