INDRAMAYU – DPRD Kabupaten Indramayu menggelar rapat paripurna penyampaian hasil reses masa persidangan 1 tahun 2026.
Sidang paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Amroni. Enam fraksi menyampaikan hasil reses yang telah dilaksanakan para anggotanya pada 4–11 Februari 2026.
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Partai Gerindra, Kiki Zakiyah, Sekretaris Daerah (Sekda) Indramayu Aep Surahman, serta jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkab Indramayu.
Baca Juga:Fasilitas Embarkasi Haji Harus Segera Dilengkapi, Ini Kata Mantan Bupati IndramayuPenyadapan Getah Pinus di Gunung Ciremai, Bupati Temui Aktivis
Amroni menyampaikan, agenda penyampaian hasil reses merupakan akumulasi aspirasi masyarakat yang diperjuangkan anggota dewan setelah turun langsung ke daerah pemilihan untuk berdialog dan menyerap berbagai persoalan yang dihadapi warga.
“Sebelumnya, anggota DPRD dari masing-masing fraksi telah melaksanakan reses. Hasil yang sudah dibacakan, akan diakomodasi dan disampaikan kepada Pemkab Indramayu agar menjadi catatan dan bahan dalam program pembangunan daerah,” ujarnya.
Dalam rapat paripurna tersebut, Fraksi Partai Golkar menyoroti proses pemilihan kuwu di Kabupaten Indramayu, dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta pelibatan pemerintah daerah dalam pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih.
Aspirasi yang disampaikan juga mencakup bidang pemerintahan, lingkungan, infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.
Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan rekomendasi di bidang kesehatan, infrastruktur, pertanian, dan pelayanan umum.
Isu yang menjadi perhatian antara lain penonaktifan BPJS PBI, kedisiplinan layanan puskesmas, kerusakan jalan dan tanggul, sedimentasi sungai, serta peningkatan pelayanan administrasi kependudukan dan pengaduan masyarakat.
Selanjutnya, Fraksi PKB menyoroti sektor kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, ekonomi dan ketenagakerjaan, pertanian, serta infrastruktur.
Baca Juga:Wabup Indramayu Haji Syaefudin Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter bagi Generasi MudaDiduga Gas 3 Kg Bocor, Kandang Ayam di Desa Cangkingan Hangus Terbakar, Kerugian Rp260 Juta
Fraksi ini mendorong prioritas pembiayaan Universal Health Coverage (UHC), dukungan pendidikan gratis, penanganan sampah, penguatan UMKM, penyelesaian konflik pertanian melalui musyawarah, pemerataan pembangunan jalan, serta penanganan banjir.
Fraksi Gerindra menekankan peningkatan pelayanan kesehatan di rumah sakit dan puskesmas, perbaikan infrastruktur jalan dan penerangan, penguatan sektor pertanian, serta peningkatan program rumah tidak layak huni (rutilahu).
Fraksi PKS-Perindo memprioritaskan penanganan banjir melalui normalisasi sungai, penguatan infrastruktur pengendali banjir, mitigasi, serta rehabilitasi pascabencana.
Sementara itu, Fraksi Demokrat-NasDem menyoroti tingginya curah hujan yang berdampak pada kerusakan infrastruktur dan terendamnya lahan pertanian.
