Peringatan Bulan K3 di Kilang Balongan, Ibu Rumah Tangga Unjuk Ketangkasan Padamkan Api

Bulan K3
COBA PADAMKAN API: Para ibu-ibu rumah tangga berlatih memadamkan api saat peringatan Bulan K3 di Kilang Balongan, belum lama ini. Foto: ANANG SYAHRONI/RADAR INDRAMAYU
0 Komentar

INDRAMAYU – Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Kilang Pertamina Balongan, Indramayu, melalui bagian Emergency and Insurance – HSSE kembali menggelar sosialisasi serta pelatihan penanggulangan kebakaran bagi masyarakat sekitar kilang. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Perumahan Pertamina Bumi Patra Indramayu.

Sebanyak 60 peserta yang mayoritas ibu rumah tangga (IRT) mengikuti kegiatan ini. Mereka berasal dari empat desa di sekitar kilang, yakni Desa Sukaurip, Sukareja, Majakerta, dan Balongan, serta para istri pekerja yang tinggal di Komplek Pertamina Bumi Patra.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman dasar mengenai konsep segitiga api. Yakni unsur bahan bakar, panas, dan oksigen, sebagai faktor utama penyebab kebakaran. Selain teori, peserta juga dibekali praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk menangani kebakaran secara cepat dan tepat.

Baca Juga:Perbaikan Jalan Pantura Indramayu DikebutFasilitas Embarkasi Haji Harus Segera Dilengkapi, Ini Kata Mantan Bupati Indramayu

Section Head Emergency and Insurance Kilang Balongan, Nyono Safarun, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mencegah serta menangani kebakaran, terutama di lingkungan rumah tangga.

“Kami berharap wawasan dan keterampilan ini bisa diterapkan untuk menjaga keselamatan keluarga apabila sewaktu-waktu terjadi insiden kebakaran di rumah,” ujar Nyono.

Hal senada disampaikan Manager HSSE Refinery Unit Balongan, Moch Arifin. Ia menekankan pentingnya keterampilan dasar pemadaman api bagi ibu rumah tangga, mengingat aktivitas memasak di dapur memiliki potensi risiko kebakaran.

“Kemampuan memadamkan api sangat penting, terutama bagi ibu-ibu yang sehari-hari beraktivitas di dapur. Dengan pemahaman yang baik, kebakaran kecil bisa segera ditangani sebelum meluas,” katanya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR, Cecep Supriyatna, menyebut pelibatan warga dalam peringatan Bulan K3 merupakan wujud komitmen perusahaan dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada peserta saja, tetapi juga dapat dibagikan kepada warga lain yang belum sempat mengikuti pelatihan,” ungkap Cecep.

Usai sesi pembekalan, peserta mengikuti lomba pemadaman api yang digelar di area terbuka dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Para peserta tampak antusias dan percaya diri saat beradu kecepatan memadamkan api menggunakan Fire Blanket dan APAR.

0 Komentar