Tawuran di Jl Diponegoro, Dibubarkan Polisi, Enam Orang Diamankan

aksi tawuran di Jl Diponegoro
DIGIRING: Para terduga pelaku tawuran diamankan petugas usai terlibat aksi tawuran di Jl Diponegoro. FOTO: POLRES CIKO FOR RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Aksi tawuran antara dua kelompok geng terjadi di Jalan Diponegoro, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Minggu dini hari (22/2/2026) sekitar pukul 03.45 WIB. Aksi tersebut berhasil dibubarkan personel Tim Maung Presisi Satuan Samapta Polres Cirebon Kota bersama anggota patroli serta piket Reskrim Polsek Cirebon Utara Barat.

Peristiwa itu pertama kali diketahui warga setempat yang merasa resah akibat suara benturan benda keras yang dinilai membahayakan. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel yang berada tidak jauh dari lokasi segera bergerak menuju tempat kejadian perkara dengan menyisir sejumlah ruas jalan, mulai dari Jalan Ponorogo, kawasan Samadikun hingga Kusnan.

Baca Juga:Festival Ramadan untuk Semua Warga CirebonBPBD Minta Masyarakat Cirebon Tetap Waspada, Cuaca Ekstrem

Setibanya di lokasi, petugas mendapati sekelompok pemuda yang diduga terlibat tawuran. Polisi kemudian melepaskan tembakan peringatan untuk menghentikan aksi tersebut.

Para pelaku langsung melarikan diri ke berbagai arah. Namun, sejumlah orang berhasil diamankan petugas.

“Kami berhasil mengamankan sejumlah orang yang diduga kuat terlibat bentrokan menggunakan senjata tajam dan benda lainnya,” ujar Kapolsek Cirebon Utara Barat, Kompol Iwan Gunawan.

Sebanyak enam orang diamankan, yakni MN (28) warga Mundu, CH (23) warga Desa Luwung, MA (20) warga Gunung Jati, PH (20), OZ (20), serta SD (16) warga Kota Cirebon. SD diketahui masih berstatus pelajar.

Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu bilah pisau, satu sarung yang diduga digunakan untuk menyembunyikan senjata, serta satu botol minuman keras jenis ciu yang ditemukan di sekitar lokasi dan diduga dikonsumsi sebelum bentrokan terjadi.

Seluruh terduga pelaku beserta barang bukti kemudian dibawa ke Unit Reskrim Polres Cirebon Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami masih mendalami motif, keterlibatan masing-masing individu, serta kemungkinan adanya kelompok lain yang terlibat dalam aksi tersebut,” jelas Iwan.

Baca Juga:Refleksi Satu Tahun, Tanpa Kehadiran Wakil Walikota Farida Investasi Tembus Rp1,8 Triliun, Pemkot Cirebon Andalkan Sektor Jasa dan Perdagangan

Ia menambahkan, respons cepat personel di lapangan menjadi faktor penting dalam mencegah bentrokan meluas dan menimbulkan korban. Pihaknya juga menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi aksi kekerasan jalanan yang meresahkan masyarakat.

“Patroli dini hari akan terus ditingkatkan pada jam-jam rawan guna mempersempit ruang gerak kelompok yang berpotensi melakukan tawuran maupun tindak pidana lainnya di wilayah hukum Polsek Cirebon Utara Barat,” tegasnya.

0 Komentar