UGJ Kirim Mahasiswa Ikuti KKN Internasional di Malaysia

KKN Internasional di Malaysia
KKN INTERNASIONAL: Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon mengirimkan mahasiswa mengikuti program KKN Internasional di Malaysia sebagai upaya memperkuat diplomasi akademik global. FOTO: UGJ FOR RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon terus memperkuat diplomasi akademik internasional melalui pengiriman mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Malaysia.

Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UGJ, Dr Ipik Permana, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mendorong internasionalisasi pendidikan melalui partisipasi pada International Inbound Mobility Programme yang diselenggarakan Universiti Utara Malaysia (UUM) dan Universiti Sains Malaysia (USM) pada 9-17 Februari 2026.

Menurut Ipik, program bertema Merangka Peradaban Global melalui Kelestarian Ilmu (MPGKI) itu menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman akademik sekaligus pengabdian masyarakat dalam konteks global.

Baca Juga:Jalan Rusak di Kompleks Pemkab Cirebon Dibiarkan, Ancam Keselamatan PengendaraLebaran 1447 H Berpotensi Kembali Tidak Serempak

“Partisipasi mahasiswa UGJ merupakan langkah strategis dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.

Melalui pendekatan pembelajaran partisipatif, mahasiswa tidak hanya mengikuti kegiatan akademik di kampus, tetapi juga terlibat dalam diskusi lintas budaya, kunjungan institusi, serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara UGJ dengan UUM dan USM.

Selain memperkaya wawasan akademik, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan kelembagaan antarperguruan tinggi dan membuka peluang kerja sama lanjutan di bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian masyarakat.

Dalam rangkaian KKN Internasional itu, mahasiswa UGJ mengikuti program pertukaran budaya Indonesia–Malaysia sebagai upaya memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara sekaligus memahami nilai budaya masyarakat setempat. Interaksi lintas budaya tersebut dinilai mampu memperkuat toleransi serta pemahaman keberagaman di kawasan Asia Tenggara.

Mahasiswa juga melaksanakan pengabdian masyarakat bersama mahasiswa UUM di Kampung Tengah Warna-Warni, Negeri Perlis. Berbagai program pemberdayaan masyarakat dijalankan dengan fokus pada peningkatan kualitas lingkungan dan partisipasi sosial.

Kegiatan pengabdian turut dilaksanakan di Desa Mesjid melalui kolaborasi dengan mahasiswa USM. Program tersebut melibatkan aktivitas sosial, edukatif, dan pemberdayaan masyarakat sesuai kebutuhan lokal.

Tidak hanya mahasiswa, dosen Fakultas Kedokteran UGJ juga berperan aktif melalui kegiatan guest lecture dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Selama dua hari, tim dosen memberikan sosialisasi kesehatan di Desa Mesjid dengan fokus pada pencegahan penyakit dan peningkatan kesadaran pola hidup sehat.

0 Komentar