Mungkin Harus Ada Korban Dulu? Lubang Besar di Penggung Ancam Pengendara

Lubang Besar di Penggung Ancam Pengendara
MEMBAHAYAKAN PENGENDARA: Jalan rusak di persimpangan lampu merah Penggung, tepatnya pertemuan Jalan Angkasa Raya dan Jalan Jenderal Sudirman, Senin (23/2/2026). Foto: Ade Gustiana/Radar Cirebon
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Kerusakan jalan ada di mana-mana di Cirebon. Lubang dengan ukuran kecil hingga paling besar, ditemui di berbagai sudut. Dan, salah titik yang cukup parah di persimpangan lampu merah Penggung, tepatnya pertemuan Jl Angkasa Raya dan Jl Jenderal Sudirman, Kota Cirebon.

Pantauan di lokasi terlihat, aspal mengelupas. Lubang menganga. Posisi tepat di tikungan kiri arah dari Pasar Kalitanjung menuju Bandara Cakrabhuwana. Kerusakan terlihat mencolok.

Permukaan jalan terkelupas lebar. Batu pondasi terbuka. Kedalaman lubang tidak merata. Ada yang dangkal. Ada yang cukup dalam hingga membentuk cekungan tajam. Tepian aspal retak memanjang. Bagian pinggir bahkan tampak ambles.

Baca Juga:Relawan SPPG Lebakwangi Kuningan Meninggal Kecelakaan Kerja, Dapat Santunan dari BPJS KetenagakerjaanKasus Gedung Setda Naik Sidang Mulai Besok di Bandung

Arus lalu lintas padat. Motor mendominasi. Mobil pribadi melintas bergantian. Truk besar sesekali lewat. Titik kerusakan berada tepat setelah tikungan dan berdekatan dengan lampu merah. Pengendara harus mengurangi kecepatan mendadak. Banyak yang menghindar ke kanan. Sebagian zig-zag mencari jalur aman.

Seorang pengendara motor tampak menahan setang kuat saat melintasi bagian rusak. Roda depan nyaris masuk lubang. Ia memperlambat laju drastis. “Kalau gak pelan bisa jatuh,” ucap Pian, pengendara yang sehari-hari melintas jalan tersebut kemarin.

Di sisi lain, sebuah mobil boks kuning melintas pelan. Ban kiri masuk cekungan aspal terkelupas. Kendaraan miring sesaat. Suspensi berderit. Pengemudi fokus menjaga arah setir. Truk tangki besar melaju dari arah berlawanan. Suara mesin menggeram. Badan kendaraan bergoyang ketika melewati permukaan tidak rata.

Beberapa lubang kecil juga terlihat tersebar di badan jalan utama. Bentuknya bulat. Kedalamannya cukup menjebak ban motor. Posisi lubang berada di jalur roda kendaraan. Pengendara yang lengah berisiko kehilangan kendali.

Antrean kendaraan muncul saat lampu lalu lintas menyala merah. Sepeda motor berbaris rapat. Banyak berhenti sebelum area rusak. Sebagian memilih berhenti agak jauh agar tidak tepat di atas lubang. Kondisi ini membuat jarak antrean kendaraan tidak beraturan.

Lingkungan sekitar merupakan kawasan aktivitas warga. Deretan kios berdiri di tepi jalan. Ada bengkel. Warung. Toko kecil. Aktivitas jual beli berlangsung normal. Namun perhatian pengendara jelas tertuju ke jalan. Banyak menunduk memantau permukaan aspal sebelum melintas.

0 Komentar