Betapa tidak, kebutuhan anggaran mencapai ratusan juta rupiah per tahun. Idealnya, pengelolaan masjid yang berada di depan kantor bupati dan DPRD Kabupaten Cirebon itu diambil alih pemerintah daerah.
Ketua DKM Masjid Agung Sumber, Mushafa, mengungkapkan, biaya operasional masjid sudah mencapai lebih dari Rp400 juta dalam setahun.
Angka tersebut belum mencakup kebutuhan operasional menara masjid setinggi 13 lantai yang hingga kini belum bisa dihitung secara pasti.
Baca Juga:Hadirkan Parade Kuliner Beragam Daerah, Buka Puasa di Bentani HotelJembatan Lebakngok Diperbaiki Pekan Ini
“Untuk operasional masjid saja bisa menghabiskan sekitar Rp400 juta per tahun. Itu belum termasuk menara. Dengan kondisi seperti ini, keuangan DKM benar-benar kewalahan. Lama-lama kami tidak sanggup menutup biaya operasional,” ujar Mushafa, belum lama ini.
Menurutnya, jika pengelolaan Masjid Agung Sumber dan menaranya tetap dibebankan kepada DKM, risiko terbengkalainya fasilitas tersebut sangat besar.
Padahal, pembangunan dan pemeliharaannya selama ini menggunakan dana Pemkab Cirebon. (sam)
