3. Kemungkinan lain kenapa menu jelek? Karena barang-barang semua harganya melonjak di bulan Ramadan. Sehingga, anak-anak ahli gizi dan akuntan susah mengalokasikan Rp8000 hingga Rp10.000 itu untuk memberikan 3-5 menu.
“Sekali lagi apapun saya minta maaf atas ketidaksempurnaan atas menu-menu yang kami berikan di bulan Ramadan ini. BGN akan terus berbenah diri, serta melakukan pengawasan ketat terhadap 24.000 SPPG yang operasional dari Sabang sampai Meraoke,” pungkasnya.
