INDRAMAYU – Bupati Indramayu, Lucky Hakim melakukan penandatanganan pada acara Deklarasi Bersama Pengembangan Kawasan Rebana di Aula Gemah Ripah (Aula Barat), Gedung Sate, Bandung, Kamis (26/2/2026). Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan dan komitmen dalam mewujudkan pengembangan kawasan tersebut.
Bupati Lucky menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu berkomitmen memperkuat peran strategis daerah sebagai bagian dari kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.
Deklarasi bersama tersebut merupakan kesepakatan antara Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dengan pemerintah kabupaten/kota, serta mitra di wilayah Rebana. Penandatanganan dilakukan bersama enam kepala daerah lainnya dan kepala Pelaksana Badan Pengelola Kawasan Rebana.
Baca Juga:Sirojudin Akui Sinyal Perpindahan Nina Agustina ke PSI Sudah Terlihat Sejak Kalah Pilkada 2024Warga Indramayu Antusias Datangi Lokasi Gerakan Pangan Murah di Polres Indramayu
Penandatanganan ini menjadi momentum penguatan sinergi pembangunan di tujuh kabupaten/kota yang tergabung dalam Kawasan Rebana. Yakni Subang, Sumedang, Majalengka, Indramayu, Kuningan, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon.
Sebagai salah satu wilayah strategis di Kawasan Rebana, lanjut Lucky, Kabupaten Indramayu memiliki potensi dan peluang besar dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi kawasan. Indramayu dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional dengan sektor pertanian yang produktif.
Di samping itu, Indramayu juga didukung potensi kelautan dan perikanan, industri energi dan migas, serta pengembangan kawasan industri. Posisi geografis Indramayu yang dekat dengan Pelabuhan Patimban dan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, menjadi keunggulan tersendiri dalam memperkuat konektivitas logistik dan daya tarik investasi.
Bupati Lucky menyatakan kesiapannya untuk mengambil peran aktif dalam mengoptimalkan seluruh potensi daerah guna mendukung keberhasilan pengembangan Kawasan Rebana.
“Indramayu memiliki kekuatan di sektor pertanian, energi, industri, dan kelautan. Potensi ini akan kami optimalkan dalam kerangka pengembangan Kawasan Rebana agar mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Dengan ditandatanganinya kesepakatan tersebut, diharapkan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah kabupaten/kota di wilayah Rebana, serta Badan Pengelola Kawasan Rebana semakin solid dalam mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Indramayu.
“Kami sangat mendukung penuh apa yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, apalagi ini untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (dun)
