INDRAMAYU – Selain dikenal sebagai salah satu penghasil padi terbesar nasional, Kabupaten Indramayu juga tercatat sebagai daerah dengan kontribusi produksi ikan terbesar di Jawa Barat. Bahkan, Indramayu menyumbang 33,99 persen dari total produksi perikanan di Jawa Barat.
Atas capaian tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Barat memberikan penghargaan kepada Kabupaten Indramayu sebagai daerah dengan kontribusi produksi perikanan terbesar di Provinsi Jawa Barat tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala DKP Provinsi Jawa Barat, Rinny Cempaka, kepada Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi. Penyerahan dilakukan dalam Forum DKP Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 yang digelar di Kantor DKP Provinsi Jawa Barat serta secara daring, beberapa waktu lalu.
Baca Juga:Sirojudin Akui Sinyal Perpindahan Nina Agustina ke PSI Sudah Terlihat Sejak Kalah Pilkada 2024Warga Indramayu Antusias Datangi Lokasi Gerakan Pangan Murah di Polres Indramayu
“Terima kasih atas ikhtiar maksimal para pelaku usaha perikanan dan kelautan serta para pemangku kepentingan terkait. Begitu pula atas sinergi dan kolaborasi pembangunan yang sangat baik dari Pemerintah Kabupaten Indramayu,” ujar Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi, Jumat (27/2).
Edi menjelaskan, berdasarkan data, total produksi perikanan Jawa Barat mencapai 1.555.951,71 ton. Dari jumlah tersebut, kontribusi Kabupaten Indramayu sebesar 528.873,80 ton atau 33,99 persen. Angka itu terdiri atas produksi perikanan tangkap sebesar 180.620,58 ton dan perikanan budidaya sebesar 348.253,22 ton.
Penyerahan penghargaan yang bertepatan dengan Forum DKP Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 ini menegaskan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor kelautan dan perikanan secara berkelanjutan di Jawa Barat.
“Capaian ini mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Indramayu,” tuturnya.
Edi juga mengungkapkan target Indikator Kinerja Utama (IKU) Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu tahun 2026. Yakni, produksi perikanan tangkap sebesar 181.435,27 ton, produksi perikanan budidaya 353.863,76 ton, produksi pengolahan hasil perikanan 58.225,48 ton, produksi garam rakyat 40.133,68 ton, serta pembenihan sebanyak 4.868.061.000 ekor.
“Kami berharap, prestasi ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan. Selain itu, produksi perikanan juga berperan penting dalam mendukung penyediaan pangan bergizi bagi masyarakat Indonesia, bukan hanya di Jawa Barat dan Indramayu khususnya,” pungkasnya. (oni)
