Lebih lanjut, Hari menyampaikan cabang tersebut merupakan bagian dari PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) yang berada di jalur strategis antara Jakarta dan Semarang, sehingga memiliki peran penting sebagai penghubung logistik regional.
Pelabuhan ini melayani aktivitas bongkar muat berbagai komoditas seperti batu bara, pasir silika, gypsum, jagung, RBD olein, aspal, serta komoditas lainnya.
Fasilitas yang tersedia meliputi dermaga dengan total panjang 1.130,8 meter, lapangan penumpukan seluas 2,3 hektare, gudang penumpukan seluas 6.450 meter persegi, serta dukungan peralatan bongkar muat berupa enam unit excavator, tiga unit wheel loader, dua unit forklift, dan dua unit rampdoor. (abd/adv)
