Imbau Warga Tunda Berangkat Umrah, Persiapan Haji Tetap Berjalan

Kemenhaj: Tunda Berangkat Umrah, Persiapan Haji Tetap Berjalan
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak. Foto: Ist.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID- Pemerintah Indonesia mencermati perkembangan situasi keamanan di Timur Tengah yang semakin dinamis dan tak menentu.

Mempertimbangkan aspek keselamatan dan pelindungan jamaah, pemerintah pun mengimbau jamaah umrah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya hingga kondisi kembali kondusif.

Pernyataan resmi pemerintah disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak.

Baca Juga:Mudik Aman, Kakorlantas: Butuh Kolaborasi Lintas SektorVina Gombang Diminta Bayar Rp500 Juta Supaya Dipulangkan dari China

Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah dalam memastikan keamanan warga negara.

“Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami imbau jamaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya,” kata Dahnil di Jakarta.

Pemerintah juga meminta seluruh jamaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi beserta keluarga di Tanah Air agar tetap tenang dan tidak panik.

Kementerian Haji dan Umrah RI bersama Kementerian Luar Negeri RI terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi, maskapai penerbangan, serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) guna memastikan jemaah yang mengalami penundaan kepulangan dapat tertangani dengan baik.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak Arab Saudi, maskapai, dan PPIU agar jamaah yang tertunda kepulangannya dapat ditampung di hotel maupun tempat-tempat lain yang aman dan layak,” lanjut Dahnil.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Seluruh pihak diminta merujuk pada sumber resmi pemerintah guna menghindari kesimpangsiuran informasi yang dapat menimbulkan keresahan.

Sementara terkait penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, pemerintah memastikan bahwa hingga saat ini belum terdapat dampak terhadap persiapan yang sedang berjalan. Seluruh tahapan perencanaan dan koordinasi tetap berlangsung sesuai jadwal.

Baca Juga:Vina Cirebon Terjebak Pernikahan Palsu, Janji Mahar Rp100 Juta Berubah Petaka, Kini Masih Tertahan di ChinaMenelusuri Masjid Keramat Gamel yang Bersejarah, Keasliannya Masih Dipertahankan sampai Sekarang

“Kami berharap kondisi segera normal dan semua pihak dapat menahan diri. Pemerintah akan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah yang diperlukan demi keselamatan serta kenyamanan jamaah,” tutup Dahnil. (rc)

0 Komentar