“Sejumlah persiapan telah dilakukan, termasuk survei ke berbagai titik strategis seperti tempat wisata, pelabuhan, serta peninjauan langsung di Merak. Pemerintah juga telah melakukan perbaikan dan penambahan prasarana pendukung, termasuk penambahan dermaga untuk memperlancar arus penyeberangan,” ungkapnya.
“Dari sisi infrastruktur jalan, Kementerian PUPR memastikan bahwa pada H-10 seluruh pekerjaan perbaikan dan pemeliharaan jalan dihentikan. Dengan demikian, pada H-7 pelaksanaan Operasi Ketupat, seluruh jalur tol maupun arteri diharapkan sudah dalam kondisi siap dan optimal untuk dilalui pemudik,” imbuh dia.
GUNAKAN ETLE DRONE
Masih dari rilis resmi Korlantas Polri, Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan pihaknya akan menurunkan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Drone untuk memantau pergerakan kendaraan secara real time di jalan tol selama arus mudik dan balik.
Baca Juga:Wayang Kulit Gagrag Cirebon Diusulkan Jadi WBTB Nasional 7 Ribu Lebih Jamaah Umrah Pulang, Rute Transit Masih Tunggu Kepastian
Kata Agus, penggunaan ETLE Drone telah melalui tahap uji coba dan siap dioperasikan pada titik-titik rawan kepadatan, termasuk sepanjang jalan tol, rest area, dan gate tol. “ETLE Drone memang sudah kita lakukan uji coba, khusus dalam Operasi Ketupat ini nanti akan kita gunakan memantau daerah-daerah yang rawan kepadatan, rawan perlambatan, di simpul-simpul jalan tol, di rest area, di gate tol,” bebernya.
Selain memantau volume kendaraan di tol dan rest area, drone juga akan mengawasi pergeseran arus lalu lintas dari udara, serta dapat memberikan informasi imbauan terkait kebijakan Korlantas Polri. “Di samping kita akan melihat traffic counting baik itu di tol, di rest area, drone juga akan memantau pergeseran flow kendaraan. Jadi nanti ada imbauan dari Korlantas, ganjil genap, nanti akan kita lakukan pengawasan melalui udara,” jelas Agus.
Lebih lanjut Agus menambahkan, ETLE Drone dapat melakukan penegakan hukum, namun dalam Operasi Ketupat difokuskan pada pemantauan sebagai bagian dari operasi kemanusiaan. “ETLE Drone Presisi ini bisa melakukan pengawasan dan bisa melakukan penegakan hukum, tetapi dalam Operasi Ketupat, karena ini operasi kemanusiaan, kita hanya memantau, mendeteksi, dan memberikan informasi real time tentang flow untuk bisa kita lakukan keputusan apakah itu contraflow, apakah itu one way, apakah itu alih arus, termasuk penjagaan dan lain sebagainya terutama di jalan tol,” tegasnya.
