Pemdes di Cirebon Jadi Sasaran Keluhan Warga, FKKC Minta BPJS PBI Segera Direaktivasi

Ketua FKKC Muali
Ketua FKKC Muali
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Pemerintah desa (pemdes) menjadi pihak pertama yang menerima keluhan masyarakat terkait penonaktifan peserta BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Kondisi ini mendorong Forum Kuwu Kabupaten Cirebon (FKKC) meminta agar peserta yang dinonaktifkan segera direaktivasi.

Ketua FKKC Kabupaten Cirebon, Muali mengatakan, setiap kali terjadi penonaktifan BPJS PBI, warga lebih dulu mendatangi kantor desa untuk meminta penjelasan.

Baca Juga:Telkomsel Hadirkan Posko Siaga di Masjid Raya Attaqwa CirebonKolaborasi Bersama LPM Karya Mulya, Bahagiakan Marbot Musala 

Bahkan, tak jarang perangkat desa menjadi sasaran kekecewaan masyarakat. “Pemdes selalu menjadi sasaran masyarakat yang kecewa ketika BPJS PBI mereka dinonaktifkan,” ujar Muali.

Menurutnya, sebagian besar warga tidak memahami mekanisme administrasi penonaktifan yang berlangsung di tingkat pemerintah daerah maupun pusat. Akibatnya, pemerintah desa berada di posisi terdepan dalam menghadapi keluhan tersebut.

FKKC pun berharap peserta BPJS PBI yang dinonaktifkan, khususnya warga kurang mampu yang benar-benar membutuhkan layanan kesehatan, dapat segera diaktifkan kembali.

“Harapan kami, seluruh peserta BPJS PBI yang dinonaktifkan bisa diaktifkan kembali agar masyarakat kecil tetap mendapatkan jaminan kesehatan,” tegasnya.

Saat ini, proses reaktivasi dilakukan melalui pengajuan dari pemerintah desa. Data yang masuk kemudian diverifikasi sebelum diteruskan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon untuk diproses lebih lanjut.

Sebagai informasi, BPJS Kesehatan kategori PBI merupakan program jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu yang iurannya ditanggung pemerintah.

Reaktivasi peserta diharapkan mampu memulihkan akses layanan kesehatan bagi warga yang sebelumnya terhenti.

Baca Juga:Motis bagi Pemudik Lebaran 2026Negara yang Sudah Memiliki MRA, Produk Halal dapat Langsung Masuk ke Indonesia

Diberitakan sebelumnya, Dinas Sosial Kabupaten Cirebon terus mempercepat reaktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang sebelumnya dinonaktifkan. Hingga saat ini, sebanyak 2.300 peserta telah kembali aktif.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon, Hafidz Iswahyudi mengungkapkan, total terdapat 119 ribu peserta PBI di Kabupaten Cirebon yang sempat berstatus nonaktif. Dari jumlah tersebut, ribuan di antaranya sudah berhasil diaktifkan kembali.

“Dari total 119 ribu peserta nonaktif, sebanyak 2.300 sudah kami proses dan kini aktif kembali,” ungkap Hafidz Iswahyudi.

Dijelaskannya, peserta yang kepesertaannya nonaktif masih dapat mengajukan reaktivasi dengan memenuhi sejumlah persyaratan.

Diantaranya membawa surat diagnosis dari dokter di fasilitas kesehatan tingkat pertama serta bersedia menjalani proses verifikasi dan validasi (verval) data.

0 Komentar