RADARCIREBON.ID – Warga Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon yang menjadi korban pengantin pesanan, kini berhasil dipulangkan.
Pemulangan Vina yang sebelumnya terjebak di China, turut dijemput oleh pihak keluarga di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.
Kasus Vina sempat viral setelah dirinya membuat video yang disebarkan di media sosial untuk meminta tolong kepada Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi.
Baca Juga:Masyarakat Tak Perlu Panic Buying, Stok BBM AmanMenlu Iran Bantah Ayatollah Ali Khamenei Tewas, Araghci: Seluruh pejabat tinggi masih hidup
Permintaan tolong tersebut kemudian direspons KDM dan memberikan kepastian pemulangan ke tanah air.
Kini, Vina berada di rumah aman untuk pemulihan dan pendampingan oleh DPPKBP3A Kabupaten Cirebon dan DP2AKB.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani menjelaskan, korban kini dalam pemulihan psikologis dan fisik.
“Vina dibawa ke rumah aman untuk pemulihan psikologis dan pemeriksaan kesehatan oleh tim dari DP2AKB,” kata Indra, kepada radarcirebon.id.
Dia menambahkan, tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus pengantin pesanan kerap kali menipu korban.
Pasalnya, di awal pendekatan korban dan keluarga kerap diiming-imingi dengan materi.
Pada kasus Vina, pelaku mendatangi korban dan keluarga untuk menawarkan pernikahan dengan pria di luar negeri.
Baca Juga:Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dikabarkan Tewas karena Serangan Udara Amerika – IsraelMasjid Sang Cipta Rasa Geger, Ada Jamaah Meninggal saat Khutbah
Terkait kasus tersebut, Polda Jawa Barat juga sedang melakukan penyelidikan untuk menindaklanjuti dugaan TPPO dalam kejadian yang menimpa Vina.
