Ustad Sholihin Bahas Geopolitik Timur Tengah dalam Perspektif Islam di Bulan Ramadan

Ustad Sholihin Ali Rifai SE MM
Ustad Sholihin Ali Rifai SE MM
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Situasi politik di timur tengah sedang memanas. Ustad Sholihin Ali Rifai SE MM mengajak umat Islam untuk memahami konflik global secara bijak dan tidak hanya melihatnya dari sudut emosi.

Menurutnya, Alquran telah memberikan prinsip dasar bahwa kekuatan dunia tidak pernah bersifat abadi dan selalu mengalami pergiliran dalam perjalanan sejarah.

Ia menjelaskan bahwa dalam sejarah dunia, selalu terjadi pergantian kekuatan besar. Peradaban Romawi pernah berjaya, Persia pernah menjadi kekuatan besar, dan bangsa Arab pada masa kejayaan Islam juga pernah memimpin dunia.

Baca Juga:KONI Kota Cirebon Gelar Buka Puasa Bersama, Pererat Kebersamaan Insan OlahragaPengusaha Muda Arif Bagus Hadiri Bukber Komunitas BKL, Perkuat Silaturahmi dengan Para Sesepuh Cirebon

Pada masa kini, kekuatan global seperti Amerika Serikat, Rusia, dan China juga berada dalam dinamika yang sama, yakni tunduk pada hukum sejarah tentang pergiliran kekuasaan.

Ustadz Sholihin menyinggung bahwa konflik global bukanlah fenomena baru. Alquran bahkan telah menyebutkan perang besar antara dua kekuatan dunia pada masa Nabi Muhammad SAW, yakni Romawi dan Persia.

Peristiwa tersebut kemudian terbukti dalam sejarah ketika Romawi yang sempat mengalami kekalahan akhirnya bangkit kembali dan berhasil mengalahkan Persia beberapa tahun kemudian.

Ia menambahkan, Nabi Muhammad SAW juga pernah mengabarkan tentang masa depan dua kekaisaran besar tersebut.

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa ketika kekuasaan Persia runtuh, maka tidak akan ada lagi kekuatan setelahnya, dan ketika kekuasaan Kaisar Romawi berakhir, maka tidak ada lagi kekuasaan serupa setelahnya.

Sejarah kemudian mencatat bahwa kekaisaran Persia runtuh, sementara kekuasaan Romawi secara bertahap melemah seiring berkembangnya peradaban Islam.

Selain itu, khutbah juga menyoroti mengapa kawasan timur tengah sering menjadi pusat konflik global.

Baca Juga:Nobar Persib di Eks Terminal Weru Jadi Ajang Silaturahmi Bobotoh dan Dongkrak UMKM LokalDispora Imbau Atlet Tetap Fokus Latihan Selama Puasa, Ini Penjelasannya!

Menurutnya, wilayah tersebut memiliki posisi yang sangat strategis dalam geopolitik dunia. Timur tengah merupakan jalur perdagangan penting, memiliki cadangan energi yang besar, serta berada di persimpangan tiga benua, yaitu Asia, Eropa, dan Afrika.

Kondisi tersebut membuat berbagai kekuatan dunia memiliki kepentingan di kawasan ini. Hal itu terlihat dalam berbagai konflik yang masih berlangsung, seperti di Gaza, Suriah, Lebanon, maupun ketegangan yang melibatkan Iran.

Di bulan Ramadan, Ustadz Sholihin mengajak umat Islam menjadikan situasi dunia sebagai momentum introspeksi. Ia mengingatkan pentingnya persatuan umat agar tidak terjebak dalam perpecahan yang justru melemahkan kekuatan bersama.

0 Komentar