RADARCIREBON.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon melakukan inspeksi keselamatan kendaraan atau ramp check terhadap armada bus menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, Selasa (10/3/2026).
Pemeriksaan dilakukan di tiga titik, yakni pool PO Bus Bhineka Sangkuriang di Ciperna, PO Bus Sahabat di Weru, serta Terminal Bus Sumber. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh armada yang akan melayani pemudik berada dalam kondisi aman dan layak jalan.
Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan Lalu Lintas pada Dishub Kabupaten Cirebon, Dani Irwadi mengatakan, ramp check dilakukan untuk memastikan standar keselamatan transportasi terpenuhi sebelum bus beroperasi selama masa mudik dan arus balik Lebaran.
Baca Juga:Konflik Iran-AS Berimbas ke Energi Dalam Negeri60 Lampu PJU di Kota Cirebon Rusak, Percepat Perbaikan Jelang Arus Mudik Lebaran 2026
Menurutnya, dalam pemeriksaan tersebut, Dishub bekerja sama dengan pihak kepolisian serta Dinas Kesehatan untuk mengecek kondisi kendaraan sekaligus kesiapan pengemudi.
“Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan, baik dari sisi kendaraan maupun pengemudi secara umum dinyatakan layak. Hanya ditemukan beberapa kekurangan, seperti palu pemecah kaca yang belum lengkap,” ujar Dani.
Ia menjelaskan, kekurangan tersebut langsung direkomendasikan untuk segera dilengkapi agar armada benar-benar memenuhi standar keselamatan sebelum digunakan mengangkut penumpang.
Dani menegaskan, ramp check merupakan langkah penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.
“Pemeriksaan ini penting untuk memastikan kendaraan yang beroperasi dalam kondisi prima dan pengemudi juga siap menjalankan tugasnya dengan baik,” katanya.
Namun demikian, ia mengakui pemeriksaan yang dilakukan saat ini baru mencakup sebagian armada karena keterbatasan waktu. Hingga saat ini, sekitar 15 unit bus telah menjalani ramp check di tiga lokasi tersebut.
Dishub Kabupaten Cirebon berencana melanjutkan pemeriksaan ke sejumlah pool bus lainnya dalam waktu dekat guna memastikan seluruh armada yang melayani pemudik memenuhi standar keselamatan.
Baca Juga:Bongkar Sindikat Dokumen Kendaraan Palsu, Polisi Sita 20 Ribu STNK-BPKB Palsu dan 20 Mobil BodongTanamkan Nilai-nilai Pramuka, Siswa-siswi MTsN 2 Cirebon Tebar Takjil
Dani juga mengimbau para pengusaha angkutan dan pengemudi agar memastikan kelengkapan administrasi kendaraan serta kondisi kesehatan pengemudi sebelum mengoperasikan bus.
“Kami mengimbau pengusaha dan pengemudi untuk melengkapi administrasi seperti STNK dan SIM, serta memastikan kondisi kesehatan pengemudi agar perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung aman dan nyaman,” pungkasnya. (awr)
