RADARCIREBON.ID- Lebaran sudah dekat. Tinggal menghitung hari. Pemudik pun bersiap menuju kampung halaman. Secara nasional, Operasi Ketupat 2026 resmi dimulai hari ini, Jumat (13/3/2026). Pada hari ini juga, diprediksi pemudik mulai mengalir di jalur pantura Cirebon.
Seperti disampaikan oleh Kapolres Cirebon Kota (Ciko) AKBP Eko Iskandar. Pihaknya memprediksi pemudik mulai mengalir pada pada Jumat hari ini (13/3/2026), terutama mereka yang memilih pulang kampung lebih awal. Selanjutnya, pemudik akan terus bergerak dan mengalami kepadatan, terutama pada 18 Maret karena sudah masuk cuti nasional.
Kemarin, Eko memimpin jajarannya melakukan cek jalur dan sterilisasi kendaraan yang parkir di bahu jalan. Khususnya di sepanjang by pass Tengahtani sampai Kedawung. “Kita cek salah satu titik yang berpotensi menjadi trouble spot saat nanti arus mudik maupun arus balik. Tepatnya di daerah Tengahtani, di sini ini memang sangat berpotensi sekali terjadi kepadatan lalu lintas,” ungkapnya.
Baca Juga:Polda Jabar Siapkan Layanan Khusus Kendala Transaksi PerbankanWalikota Patuhi Putusan Hakim, Sebut Renovasi Gedung Setda Masih Tahap Perencanaan
Pada kesempatan itu, Eko mengumpulkan semua juru parkir di wilayah Tengahtani yang merupakan kawasan kuliner Cirebon. Kepada para juru parkir, Eko meminta agar sama-sama menjaga kelancaran pemudik. Yakni dengan tidak mengizinkan kendaraan parkir di bahu jalan.
“Tadi setelah kita mengecek, ada beberapa kantong pakir yang nanti bisa digunakan untuk pakir bagi para pengunjung kuliner. Kita sampaikan agar bagaimana kendaraan tidak parkir di bahu jalan. Karena kalau ada yang parkir di bahu jalan, pasti terjadi penyempitan dan sudah pasti menyebabkan kemacetan,” terang Eko.
“Dan untuk di sepanjang jalan ini (jalur kuliner, red) tentu saja kita akan menempatkan anggota karena sistem yang digunakan adalah sistem kanalisasi dan pagar betis. Jadi kita akan bersama-sama menjaga kelancaran pemudik,” lanjutnya.
Untuk posko, pihaknya menyediakan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu. “Dua pos pelayanan ada di rest area jalur tol, yakni jalur A KM 207 dan jalur B KM 208. Satu pos terpadu di kawasan Gunungsari Trade Center (GTC) serta beberapa pos pengamanan di titik strategis lainnya,” jelas Eko.
