Arus Mudik Bergerak, Hari Ini Mulai Mengalir di Jalur Pantura Cirebon, Petugas Sudah Siaga di Pos

Arus Mudik Mulai Mengalir di Jalur Pantura Cirebon
DIALOG: Kapolres Cirebon Kota (Ciko) AKBP Eko Iskandar berbincang dengan para juru parkir di kawasan kuliner Empal Gentong, kemarin. Nantinya selama arus mudik tak boleh ada kendaraan yang parkir di bahu jalan di lokas tersebut. Foto: Cecep Nacepi/Radar Cirebon
0 Komentar

Terkait rekayasa lalu lintas di jalan tol, pihaknya akan mengikuti instruksi dari Korlantas Polri. Sementara di jalur arteri, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. “Kalau di tol ada one way, berarti jalur arteri akan padat. Nah, itu yang sudah kami siapkan antisipasinya,” terang Eko.

Mengenai titik kepadatan lalu lintas di wilayah hukum Polres Ciko, Eko mengatakan kemungkinan terjadi di sejumlah simpang besar. Seperti simpang Kanggraksan, simpang Pemuda, simpang Rajawali, dan Terminal Harjamukti. Ini akan terjadi kepadatan jika terjadi pengalihan arus dari tol ke jalur arteri.

“Pada prinsipnya kami menjamin tidak ada lalu lintas yang benar-benar berhenti. Kepadatan mungkin terjadi, tetapi arus kendaraan tetap akan mengalir. Semua di sini sudah siap, kita ingin bersama-sama memberikan kenyamanan bagi para pemudik,” imbuh Eko.

Baca Juga:Polda Jabar Siapkan Layanan Khusus Kendala Transaksi PerbankanWalikota Patuhi Putusan Hakim, Sebut Renovasi Gedung Setda Masih Tahap Perencanaan

Sore kemarin, Eko juga memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di halaman depan Mako Polres Cirebon Kota (Ciko). Sedikitnya 700 personel gabungan dilibatkan. Dari kepolisian sebanyak 420, sisanya dibantu personel TNI, Satpol PP Kota Cirebon, Dishub Kota Cirebon, Dinas Kesehatan, Damkar, dan lainnya.

Sementara itu, Kadishub Kota Cirebon Andi Armawan mengatakan pihaknya juga mengamankan beberapa titik di jalur arteri. Sesuai dengan petunjuk dari rapat lintas sectoral, kata Andi, pihaknya juga menyiapkan tim urai.

“Tim urai kami untuk pengawalan seperti ambulans. Pada saat-saat tertentu juga kita mengamankan mungkin mobil sembako dan sebagainya. Karena tanggal 13 Maret, kita berlakukan sesuai dengan arahan pusat, pembatasan sumbu tiga diberlakukan. Dari tanggal 13 sampai tanggal 29. Terkecuali mobil sembako, BBM, obat-obatan, itu diperolehkan,” pungkas Andi.

Terpisah, gelar pasukan juga dilakukan oleh Polresta Cirebon, dipusatkan di Lapangan Ranggajati, Sumber, Kabupaten Cirebon, kemarin. Pada kesempatan itu, Kapolresta Kombes Pol Imara Utama mengatakan pihaknya telah menyiapkan sebanyak 1.200 personel gabungan untuk mengamankan jalannya arus mudik dan balik lebaran tahun ini. Personel tersebut berasal dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya.

Ia menjelaskan, terdapat 11 pos pengamanan yang disiapkan untuk mendukung pengamanan arus mudik dan arus balik. Pos-pos tersebut terdiri dari pos pelayanan, pos pengamanan, serta pos terpadu yang berada di KM 188 dan melibatkan unsur Korlantas Polri serta instansi terkait lainnya.

0 Komentar