Terkait potensi kepadatan kendaraan, Imara menyebut arus mudik diperkirakan datang dalam beberapa gelombang. Namun, gelombang pertama diprediksi mulai terjadi pada Sabtu besok (14/3/2026).
Selain itu, pihak kepolisian juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional, termasuk penutupan putaran balik atau u-turn apabila terjadi peningkatan volume kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan.
“Penutupan u-turn akan dilakukan secara situasional. Jika arus kendaraan masih landai maka tetap dibuka, tetapi bila volume kendaraan meningkat dan menimbulkan kemacetan, maka akan kami tutup,” jelasnya.
Baca Juga:Polda Jabar Siapkan Layanan Khusus Kendala Transaksi PerbankanWalikota Patuhi Putusan Hakim, Sebut Renovasi Gedung Setda Masih Tahap Perencanaan
Adapun apel gelar pasukan digelar sebagai bentuk kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Apel tersebut dipimpin Bupati Cirebon H Imron didampingi Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama serta Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf Nizar Bachtiar.
Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Bupati Cirebon, Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan ratusan ribu personel gabungan di seluruh Indonesia guna memastikan arus mudik dan perayaan lebaran berjalan aman dan lancar. (cep/awr)
