RADARCIREBON.ID – Menyambut musim mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia meluncurkan program Masjid Ramah Pemudik.
Program ini bertujuan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan jauh agar bisa beristirahat sejenak dengan fasilitas yang memadai.
Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kota Cirebon, Yuto Nasikin menyampaikan bahwa menyambut mudik lebaran idul fitri, Kemenag Kota Cirebon menyediakan masjid Ramah Pemudik.
Baca Juga:Masyarakat Tak Perlu Panic Buying, Stok BBM AmanMenlu Iran Bantah Ayatollah Ali Khamenei Tewas, Araghci: Seluruh pejabat tinggi masih hidup
Bahkan telah memilih dua masjid strategis di wilayah Kota Cirebon untuk menjadi bagian dari program ini.
Kedua masjid tersebut adalah Masjid Ar-Rasyidun di Jalan Bypass Brigjen Dharsono seberang Living Plaza.
Masjid ini diprediksi akan sangat ramai, terutama pada arus balik lebaran. Kemudian Masjid As-Salam yang terletak di kawasan Stasiun Kejaksan.
Lokasi ini dikhususkan untuk melayani pemudik yang menggunakan jasa transportasi kereta api.
Yuto menyampaikan bahwasannya masjid yang terpilih tidak hanya menyediakan tempat ibadah yang bersih, tetapi juga berbagai fasilitas penunjang bagi para pemudik.
Di antaranya Petugas penyuluh agama dari Kemenag yang akan berjaga 24 jam untuk memberikan pelayanan dan informasi yang dibutuhkan pemudik.
Selain itu juga menyediakan makanan ringan Gratis tersedia makanan dan minuman ringan seperti kopi, teh, hingga mi instan cup untuk melepas lelah.
Baca Juga:Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dikabarkan Tewas karena Serangan Udara Amerika – IsraelMasjid Sang Cipta Rasa Geger, Ada Jamaah Meninggal saat Khutbah
Fasilitas lain adalah lingkungan masjid yang bersih untuk Menjamin kenyamanan area salat dan toilet bagi pemudik.
Masjid Ramah Pemudik ini akan berlangsung mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026. Selama periode tersebut, kedua masjid akan buka 24 jam penuh dengan pengawasan langsung dari tim Kementerian Agama.
“Kami ingin memastikan pemudik merasa nyaman saat singgah. Selain tempat yang bersih, kami juga siapkan sedikit bekal ringan agar mereka bisa melanjutkan perjalanan dengan lebih segar,” pungkasnya.
