Jadi Identitas Baru, Salam Kula Nuun akan Dilaunching di Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon

Fajar Sutrisno SSi
PERSIAPAN: Anggota Seksi Acara Panitia Hari Jadi Kabupaten Cirebon, Fajar Sutrisno SSi menjelaskan secara teknis pelaksanaan hari jadi ke-544, kemarin. FOTO : SAMSUL HUDA/RADAR CIREBON 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Panitia Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon mulai mematangkan berbagai rangkaian kegiatan yang akan digelar pada 2 April 2026 mendatang.

Sejumlah prosesi budaya khas Cirebon dipastikan menjadi bagian penting dalam peringatan tahun ini, termasuk rencana peluncuran salam khas masyarakat Cirebon, Kula Nuun.

Anggota Seksi Acara Panitia Hari Jadi Kabupaten Cirebon, Fajar Sutrisno SSi, mengatakan, persiapan terus dilakukan agar pelaksanaan tahun ini memiliki nuansa yang berbeda dari sebelumnya.

Baca Juga:Imigrasi Tangkap Tiga WNA19 Posko Kesehatan Disiagakan di Jalur Mudik, Libatkan 1.202 Tenaga Medis dari Dinkes

Menurutnya, salah satu agenda awal yang dilakukan panitia adalah sowan atau silaturahmi ke Keraton Kasepuhan sebagai bagian dari penghormatan terhadap nilai sejarah dan budaya Cirebon.

“Prosesi hari jadi sudah mulai kami siapkan, termasuk rencana sowan ke Keraton Kasepuhan. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak keraton untuk memastikan rangkaian kegiatan berjalan dengan baik,” ujar Fajar kepada Radar Cirebon, saat ditemui di ruang kerjanya.

Selain itu, panitia juga merancang prosesi Suba Manggala, yakni prosesi yang melibatkan para pemimpin daerah sebagai simbol kebersamaan dalam membangun Kabupaten Cirebon. Dalam prosesi ini akan melibatkan sekitar 41 orang sebagai pagar ayu menuju ruang Abhimata DPRD Kabupaten Cirebon.

Tidak hanya itu, berbagai unsur budaya juga dilibatkan dalam persiapan acara, mulai dari budayawan, Dewan Kebudayaan Kabupaten Cirebon (DKKC), hingga dalang purjambi.

“Supaya pelaksanaan hari jadi lebih berwarna, kami juga melibatkan budayawan, DKKC, dan dalang untuk merumuskan konsep kegiatan yang sarat nilai budaya Cirebon,” terang Fajar yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon itu.

Kata Fajar, ada salah satu hal baru yang akan diperkenalkan pada peringatan hari jadi tahun ini. Yakni, peluncuran salam khas Cirebon, Kula Nuun. Salam tersebut diharapkan menjadi identitas baru dalam interaksi masyarakat di Kabupaten Cirebon.

“Salamnya nanti Kula Nuun, kemudian dijawab Mangga. Ini diharapkan menjadi salam pembuka khas masyarakat Kabupaten Cirebon, seperti halnya Sampurasun di Jawa Barat. Yang kemudian dijawab Rampes,” jelasnya.

Baca Juga:Dishub Kabupaten Cirebon Ramp Check Armada Bus Jelang MudikBupati Cirebon Apresiasi Jembatan Gantung Babakan, Akses Warga dan Pelajar Lebih Aman

Fajar mengungkap, Hari Jadi ke-544 ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon mengusung tema Teteg lan Tutug. Tema tersebut memiliki makna filosofi yang kuat bagi masyarakat Cirebon.

0 Komentar