Kebudayaan Kabupaten Kuningan Diproyeksikan Mendunia, Dipaparkan di Depan Fadli Zon

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon
SINERGI: Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar bersama Wakil Bupati Tuti Andriani SH MKn menemui Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon di Jakarta, kemarin (11/3). FOTO: Ist/humas setda kuningan
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat upaya pelestarian sekaligus promosi kekayaan budaya daerah agar semakin dikenal hingga tingkat internasional. Langkah tersebut dilakukan melalui kerja sama dan sinergi dengan pemerintah pusat.

Komitmen itu ditunjukkan melalui kunjungan Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar bersama Wakil Bupati Tuti Andriani SH MKn ke kantor Kementerian Kebudayaan RI di Jakarta.

Rombongan Pemkab Kuningan diterima langsung oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon. Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja menteri tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi momentum memperkenalkan berbagai potensi budaya unggulan yang dimiliki Kabupaten Kuningan.

Baca Juga:Imigrasi Tangkap Tiga WNA19 Posko Kesehatan Disiagakan di Jalur Mudik, Libatkan 1.202 Tenaga Medis dari Dinkes

Di hadapan Menteri Kebudayaan, Bupati Dian memaparkan sejumlah kekayaan budaya daerah. Salah satunya Museum Gedung Perundingan Linggarjati yang menjadi saksi penting diplomasi Indonesia dalam sejarah perjuangan kemerdekaan.

Selain itu, Kuningan juga memiliki Taman Purbakala Cipari yang menyimpan jejak peradaban megalitikum, serta upaya pelestarian alat musik tradisional angklung yang menjadi bagian dari identitas budaya Sunda.

Bupati Dian berharap, melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, potensi budaya tersebut dapat semakin dikenal luas sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata berbasis budaya di Kabupaten Kuningan.

“Kami ingin kekayaan budaya Kuningan tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu menembus panggung nasional bahkan internasional. Karena itu kami terus menjalin kolaborasi dengan pemerintah pusat agar pengelolaan dan promosi budaya daerah semakin optimal,” kata Bupati Dian.

Di sela pertemuan, Menteri Kebudayaan Fadli Zon juga mengajak Bupati dan rombongan berkeliling melihat berbagai koleksi artefak budaya yang dipajang di ruang kerjanya. Mulai dari koleksi keris Nusantara dari masa Kerajaan Sriwijaya hingga Majapahit, topeng-topeng tradisional, hingga lukisan kontemporer yang tertata artistik.

Menurut Fadli Zon, penataan dan konsep tata pamer yang menarik menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya tarik objek budaya, khususnya museum. Konsep tersebut, kata dia, dapat diterapkan di museum-museum daerah agar lebih diminati pengunjung, termasuk wisatawan mancanegara.

Ia pun menyarankan agar penataan Museum Gedung Perundingan Linggarjati terus ditingkatkan. Bahkan, pihaknya siap melibatkan tenaga ahli dari Museum Nasional Indonesia untuk memberikan masukan terkait konsep tata pamer agar museum tersebut semakin modern dan informatif.

0 Komentar