Pemudik Sepeda Motor Mulai Terlihat di Jalur Pantura Cirebon

Puncak Arus Mudik Lebaran, Durasi Lampu Merah Bakal Diperpanjang 
Puncak Arus Mudik Lebaran, Durasi Lampu Merah Bakal Diperpanjang 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, arus lalu lintas di jalur Pantura Cirebon, Jawa Barat, mulai diramaikan oleh para pemudik yang menggunakan sepeda motor.

Pantauan di jalur Pantura wilayah Plered, Kabupaten Cirebon, menunjukkan kendaraan yang melintas didominasi oleh pemudik roda dua dari arah Jakarta yang bergerak menuju wilayah timur Pulau Jawa.

Para pemudik tampak membawa barang bawaan di bagian belakang sepeda motor, bahkan sebagian di antaranya berboncengan dengan anggota keluarga.

Baca Juga:Masyarakat Tak Perlu Panic Buying, Stok BBM AmanMenlu Iran Bantah Ayatollah Ali Khamenei Tewas, Araghci: Seluruh pejabat tinggi masih hidup

Sebagian besar pemudik memilih melakukan perjalanan lebih awal untuk menghindari kepadatan lalu lintas yang biasanya terjadi saat puncak arus mudik Lebaran.

Selain itu, mereka juga ingin lebih cepat tiba di kampung halaman agar dapat berkumpul bersama keluarga lebih lama sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Meski belum terjadi kepadatan signifikan, jumlah kendaraan yang melintas di jalur Pantura Cirebon terlihat mulai meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Salah seorang pemudik asal Depok yang hendak menuju Semarang, Jawa Tengah, Asep (32) mengaku sengaja berangkat lebih awal karena memiliki keperluan keluarga di kampung halamannya.

“Saya mudik ke Semarang,” ujar Asep saat ditemui di jalur Pantura Weru, Kabupaten Cirebon.

Ia mengatakan, keberangkatannya dilakukan lebih awal karena ada acara keluarga yang harus dihadiri di kampung halaman. “Ya, ada acara dadakan, jadi ya duluan,” katanya.

Asep menuturkan, dirinya berangkat dari Depok menuju Semarang menggunakan sepeda motor seorang diri. Hingga memasuki wilayah Cirebon, perjalanan yang ia tempuh masih tergolong lancar tanpa hambatan berarti. “Semarang. Depok ke Semarang. Di jalan aman, lancar, lancar,” tuturnya.

Baca Juga:Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dikabarkan Tewas karena Serangan Udara Amerika – IsraelMasjid Sang Cipta Rasa Geger, Ada Jamaah Meninggal saat Khutbah

Pemudik lainnya, Rudi (28), warga Bekasi yang hendak pulang ke Tegal, Jawa Tengah, juga memilih melakukan perjalanan lebih awal agar terhindar dari kepadatan kendaraan.

“Saya dari Bekasi mau pulang ke Tegal. Sengaja berangkat sekarang supaya tidak kena macet saat puncak mudik nanti,” kata Rudi.

Ia mengaku menempuh perjalanan menggunakan sepeda motor karena dinilai lebih fleksibel saat melintasi jalur Pantura.

“Kalau pakai motor lebih enak, bisa berhenti kapan saja untuk istirahat. Mudah-mudahan perjalanan sampai tujuan tetap lancar,” tuturnya.

0 Komentar