RADARCIREBON.ID – Walikota Cirebon, Effendi Edo mengimbau para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.
Khususnya di bulan suci Ramadan. Hal tersebut disampaikan walikota saat menghadiri acara Teladan Zakat Kepala Daerah.
Walikota mengingatkan bahwa zakat fitrah merupakan kewajiban tahunan yang tidak memberatkan jika dibandingkan dengan pengeluaran rutin lainnya.
Baca Juga:SDN Kebon Baru 4 Berbagi SembakoSkenario Hadapi Harga Minyak Dunia, Terburuk, Ambil Langkah Penyesuaian Fiskal Hingga Efisiensi Belanja Negara
Bahkan, orang nomor satu di Kota Cirebon itu menyinggung perbandingan yang sebelumnya disampaikan ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Ia menyoroti bagaimana masyarakat sering kali merasa biasa saja saat membayar pajak kendaraan yang mencapai ratusan ribu rupiah namun terkadang masih berpikir panjang untuk menunaikan zakat.
“Tadi dari Baznas menyinggung, kalau bayar pajak mobil atau motor yang ratusan ribu rupiah itu tidak susah alias mudah. Nah, zakat fitrah ini kan hanya setahun sekali,” ujarnya di hadapan jajaran eselon II dan direksi BUMD.
Walikota juga menyampaikan bahwa, meski gaji ASN secara sistematis sudah dipotong untuk zakat melalui Baznas, ia tetap menekankan pentingnya keikhlasan dalam memberi. Menurutnya, zakat bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan sarana untuk menyucikan harta sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kita sebagai pegawai negeri sudah memiliki gaji dan penghasilan. Insya Allah dengan teman-teman membayar zakat, semuanya akan terbantu melalui Baznas,” tandasnya.
Ia juga berkelakar akan memantau langsung proses pembayaran zakat di lokasi untuk melihat sejauh mana partisipasi para pegawai. “Saya mau lihat yang daftar ada berapa orang. Tidak dipaksa, tapi ini soal kebersamaan dan kepedulian,” katanya.
Walikota berharap, momentum zakat dapat mempererat rasa persaudaraan dan semangat gotong royong di Kota Cirebon. Dengan pengelolaan zakat yang baik melalui Baznas, diharapkan visi pembangunan Kota Cirebon yang lebih sejahtera dapat segera terwujud.
Baca Juga:Pemkab Cirebon Berupaya Pulangkan Sinta, Korban Dugaan Pengantin Pesanan di ChinaJalan Dompyong – Karangwangun Rusak Parah Sejak 2018, Warga Tanam Pohon Pisang
“Mari kita mulai membangun rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama melalui zakat. Mudah-mudahan harapan-harapan Kota Cirebon bisa terwujud,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Cirebon, M Hamdan MPdI menyampaikan harapannya agar teladan dalam membayar zakat dapat menjadi gerakan masif. Menurutnya, zakat bukan sekadar kewajiban agama, tetapi juga solusi nyata untuk memperbaiki struktur ekonomi di Kota Cirebon.
