Besok Mulai Puncak Mudik, Kapolda Jabar: Akan Diberlakukan Beberapa Rekayasa Lalin

Besok Mulai Puncak Mudik
PANTAU MUDIK: Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan didampingi Kapolres Ciko AKBP Eko Iskandar saat mengecek Rest Area Tol Palikanci KM 207A, Cirebon, Senin (16/3/2026). Foto: Cecep Nacepi/Radar Cirebon
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi terjadi besok, Rabu 18 dan Kamis 19 Maret 2026. Hal itu seperti disampaikan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan saat melakukan kunjungan dan pengecekan jalur mudik di Rest Area Tol Palikanci KM 207A, Cirebon.

Pada pantauan kemarin, Rudi mengatakan kondisi arus lalu lintas masih terpantau lancar, meski sudah terjadi peningkatan volume kendaraan dibandingkan hari normal. Seiring peningkatan tersebut, pihaknya pun memprediksi akan terus mengalami peningkatan pada 18 dan 19 Maret.

“Jadi, diperkirakan puncak mudik ini terjadi pada tanggal 18 dan 19 Maret. Sehingga nanti akan diberlakukan beberapa manajemen pengaturan lalu lintas seperti one way nasional oleh Korlantas Polri, termasuk kemungkinan contraflow dan rekayasa lainnya,” katanya.

Baca Juga:Musim Mudik Sewa Mobil Meningkat Tajam, 8.664 Unit Sold Out Bisnis Rental Mobil di CiayumajakuningASN Eselon II Kota Cirebon Dilarang Mudik

Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota (Ciko) AKBP Eko Iskandar mengatakan perkembangan arus lalu lintas di wilayah Cirebon mulai menunjukkan peningkatan sejak beberapa hari terakhir. Tapi, kata Eko, sejauh ini arus lalu lintas masih lancar.

“Memang sudah mulai terlihat ada kenaikan kendaraan dari kemarin, tetapi belum signifikan. Prediksi puncak arus mudik kemungkinan besar terjadi pada tanggal 18 dan19 Maret seperti yang disampaikan Pak Kapolda tadi,” ujarnya.

Dikatakan Eko, sebagian besar pemudik memilih melakukan perjalanan pada malam hingga dini hari. Berdasarkan data yang diterima hari Senin (16/3), peningkatan kendaraan di ruas tol dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah mulai terlihat pada pukul 01.00 hingga 03.00 dini hari.

“Kita melihat ada kenaikan kendaraan yang melintas di tol mulai dari Jakarta menuju Jawa Tengah, terutama antara pukul 1 sampai 3 dini hari. Kemungkinan pemudik memanfaatkan waktu perjalanan sekaligus saat sahur,” jelasnya.

Selain di jalur tol, peningkatan arus kendaraan juga mulai terlihat di jalur arteri wilayah Cirebon. Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, pihak kepolisian telah menyiapkan sejumlah langkah, termasuk penyekatan di jalur tol dan arteri sesuai dengan kebijakan yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB).

Terkait kemungkinan penerapan sistem one way, pihaknya masih menunggu instruksi dari Korlantas Polri. Namun, skenario pengaturan lalu lintas di jalur arteri sudah dipersiapkan jika sewaktu-waktu dilakukan one way. (cep)

0 Komentar