KAI Daop 3 Cirebon Tambah Palang Pintu Menjadi 4 Sisi di JPL 200 Krucuk untuk Tingkatkan Keselamatan Perlintas

Palang pintu di perlintasan
LEBIH OPTIMAL: Palang pintu di perlintasan sebidang JPL 200 Krucuk Kota Cirebon bertambah, dari sebelumnya dua sisi menjadi empat sisi. ABDULAH/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon meningkatkan fasilitas keselamatan di perlintasan sebidang JPL 200 Krucuk dengan menambah palang pintu perlintasan dari sebelumnya dua sisi menjadi empat sisi.

Jika sebelumnya hanya sebagian ruas jalan di kawasan Krucuk yang tertutup palang pintu saat kereta api melintas, kini kedua arah jalan telah dilengkapi palang pintu. Sehingga, sistem pengamanan menjadi lebih optimal.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan, penambahan palang pintu tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus pengguna jalan yang melintas di perlintasan tersebut.

Baca Juga:SDN Kebon Baru 4 Berbagi SembakoSkenario Hadapi Harga Minyak Dunia, Terburuk, Ambil Langkah Penyesuaian Fiskal Hingga Efisiensi Belanja Negara

“Peningkatan fasilitas keselamatan di perlintasan sebidang merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menciptakan perjalanan kereta api yang aman dan selamat,” ujarnya.

Menurut Muhibbuddin, dengan penambahan palang pintu dari dua sisi menjadi empat sisi di JPL 200 Krucuk, sistem pengamanan perlintasan diharapkan menjadi lebih maksimal. Hal ini juga diharapkan dapat meminimalkan potensi pelanggaran maupun kecelakaan di perlintasan sebidang.

Dengan adanya pengamanan dari empat arah, pengguna jalan diharapkan dapat lebih disiplin dan tidak menerobos perlintasan ketika palang pintu sudah tertutup.

Ia menambahkan, keselamatan di perlintasan sebidang memerlukan dukungan dari seluruh pihak. Terutama masyarakat pengguna jalan. Pengguna jalan diminta untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta mendahulukan perjalanan kereta api saat melintas di perlintasan.

Pihaknya menegaskan bahwa KAI terus berupaya meningkatkan fasilitas keselamatan di perlintasan sebidang. Namun, hal yang tidak kalah penting adalah kesadaran dan kedisiplinan masyarakat untuk mematuhi aturan saat melintas di perlintasan. Sehingga, keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan dapat terus terjaga. (abd)

0 Komentar