H-3 Puncak Arus Mudik, Jl By Pass Kota Cirebon Ramai Lancar

puncak arus mudik di cirebon
Volume kendaraan arus mudik di Jl Brigjen Dharsono (By Pass) Kota Cirebon terus mengalami peningkatan signifikan. Foto: Dedi Haryadi - radarcirebon.id
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Volume kendaraan arus mudik di Jl Brigjen Dharsono (By Pass) Kota Cirebon terus mengalami peningkatan signifikan, Rabu, 18, Maret 2026.

Peningkatan volume kendaraan ini, sesuai dengan prediksi sebelumnya di mana hari ini, merupakan puncak arus mudik lebaran 2026.

Lonjakan kendaraan terutama terlihat dari arah barat menuju timur atau dari Jakarta menuju Jawa Tengah.

Baca Juga:Resmi Rilis Maret 2026 di Netflix, Live-Action One Piece Melanjutkan Arc Dari Musim SebelumnyaDestinasi Wisata Libur Lebaran di Majalengka, Simak Rekomendasi Berikut Ini

Berdasarkan pantauan di lokasi siang ini, arus lalu lintas didominasi oleh pemudik roda dua (R2).

Para pemotor tampak membawa barang bawaan dalam jumlah cukup banyak, bahkan tidak sedikit yang membonceng anak-anak selama perjalanan mudik.

Meski volume kendaraan meningkat, situasi di persimpangan lampu merah masih terpantau terkendali.

“Sejauh ini masih terlihat kondusif, walaupun ada peningkatan. Tidak terjadi penumpukan yang signifikan di lampu merah,” ujar petugas di lokasi.

Sementara itu, arus kendaraan dari arah timur menuju barat juga terpantau lancar. Jalur tersebut menjadi jalur pembuangan kendaraan dari ruas tol seiring diberlakukannya rekayasa lalu lintas sistem one way.

Kapolres Cirebon Kota, Eko Iskandar memastikan kondisi arus lalu lintas di jalur Pantura hingga siang hari masih dalam keadaan aman dan terkendali.

“Alhamdulillah sampai dengan siang ini, baik arus dari barat ke timur maupun dari timur ke barat masih bisa dikendalikan dengan aman. Memang ada peningkatan volume kendaraan, terutama roda dua, namun belum terjadi kepadatan yang signifikan,” ujarnya.

Baca Juga:Masyarakat Tak Perlu Panic Buying, Stok BBM AmanMenlu Iran Bantah Ayatollah Ali Khamenei Tewas, Araghci: Seluruh pejabat tinggi masih hidup

Ia mengungkapkan, pihak kepolisian memprediksi gelombang pertama lonjakan arus mudik akan terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026. Untuk mengantisipasi hal tersebut, personel telah disiagakan di sejumlah titik rawan kemacetan.

“Kemungkinan besar pada tanggal tersebut akan terjadi peningkatan signifikan arus mudik, sehingga kami telah menyiapkan personel untuk melakukan pengaturan dan pengamanan di titik-titik rawan,” ungkapnya.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, AKBP Eko mengatakan, jajaran Polres Cirebon Kota juga membagikan jas hujan dan vitamin kepada para pemudik yang melintas. Langkah ini dilakukan mengingat kondisi cuaca di wilayah Cirebon Raya yang masih kerap diguyur hujan, terutama pada malam hari.

0 Komentar