Wisata Keraton Kasepuhan: Ingin Tau Jejak Sejarah di Tengah Kota?

Pendiri Keraton Kasepuhan
Pendiri Keraton Kasepuhan PangeranCakrabuana. Foto: static.promediateknologi.id - radarcirebon.id
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Keraton Kasepuhan adalah peninggalan sejarah yang terletak di Kelurahan Kesepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Setiap sudut arsitektur keraton ini pun memiliki makna. Halaman depan keraton ini dikelilingi tembok bata merah dan terdapat pendopo di dalamnya.

Keraton Kasepuhan adalah bangunan yang dahulu bernama keraton Pakungwati yang pernah menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Cirebon.

Baca Juga:Nasi Jamblang Mang Dul: Kuliner Legendaris CirebonWisata Batu Lawang: Keindahan Tersembunyi di Cirebon

Keraton ini memiliki museum yang cukup lengkap dan berisi benda pusaka dan lukisan koleksi kerajaan. Salah satu koleksi yaitu kereta Singa Barong, Paksi Naga Liman yang merupakan peninggalan Sunan Gunung Jati.

Bagian dalam keraton ini terdiri dari bangunan utama yang berwarna putih. Di dalamnya terdapat ruang tamu, ruang tidur dan singgasana raja.

Lokasi Keraton Kasepuhan Cirebon

Seperti halnya Keraton Yogyakarta atau keraton di Jawa pada umumnya, Keraton Kasepuhan Cirebon juga berdiri di sisi Selatan yang menghadap alun-alun kota. Di bagian Barat keraton, terdapat Masjid Agung Sang Cipta Rasa yang melengkapi kompleksnya.

Lebih tepatnya, keraton ini terletak di Jl. Kasepuhan No.43, Kesepuhan, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat 45114.

Daya Tarik di Keraton Kasepuhan Cirebon

Sebagai destinasi wisata sejarah yang terkenal di Cirebon, Keraton Kasepuhan memiliki banyak hal menarik yang disajikan kepada pengunjungnya.

  1. Gerbang Depan Keraton, keraton Kasepuhan memiliki dua pintu gerbang utama dengan Kreteg Pangrawit di utara yang merupakan jembatan dan Lawang Sanga di selatan yang merupakan pintu sembilan. Setelah melewati Kreteg Pangrawit, pengunjung akan sampai di bagian depan keraton, di mana terdapat dua bangunan utama, yaitu Pancaratna dan Pancaniti.
  2. Keunikan Gaya Arsitektur Bangunan, ketika memasuki kawasan keraton, pengunjung akan disuguhi keindahan arsitektur dan interior yang khas dari bangunan-bangunan di sana. Struktur bangunan keraton didominasi oleh warna cat putih yang mencolok dan masih mempertahankan dinding batu bata yang khas.
  3. Bangunan Siti Hinggil, bangunan Siti Hinggil yang terletak di lahan seluas 25 hektar di Keraton Kasepuhan Cirebon, merupakan salah satu dari beberapa bangunan bersejarah yang penting di kawasan keraton ini. Bangunan ini adalah bangunan yang pertama kali dilihat oleh para wisatawan yang memasuki kompleks keraton.
  4. Museum Pusaka, kompleks bagian dalam Keraton Kasepuhan Cirebon memang memukau dengan berbagai elemen sejarah dan kebudayaan yang tersimpan di dalamnya. Pengunjung yang memasuki area ini akan disambut dengan gapura bergaya Majapahit. Istilah “gapura” sendiri memiliki akar dari Bahasa Arab “Al Ghafur” yang artinya Maha Pengampun.
0 Komentar