RADARCIREBON.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan bantuan Rp150 juta kepada keluarga korban kecelakaan di Blok Maniis Tonggoh, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka.
Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Raya Panjalu – Cikijing, Senin, 23, Maret 2026 sekitar pukul 23.05 WIB.
KDM -sapaan akrab Dedi Mulyadi- mengatakan, bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat merupakan bentuk duka cita.
Baca Juga:Arus Balik Lebaran Hari Ini, 87 Ribu Kendaraan Lintasi Tol CipaliLalu Lintas Tol Cipali Hari Ini, Ada Beberapa Perlambatan Arah Cirebon
Hal tersebut juga sebagai bantuan kepada keluarga yang ditinggalkan. Apalagi salah satu korban adalah kepala keluarga yang menjadi sopir dari mobil Isuzu Elf tersebut.
“Yang meninggal ada sopir tulang punggung keluarga. Ini mudah-mudahan menjadi bekal bagi keluarga yang harus memikirkan banyak hal. Mulai dari penguburan, tahlilan dan kehidupan anak-anaknya,” tuturnya.
Ditambahkan KDM, bantuan tersebut merupakan bentuk empati dari pemerintah terhadap warga yang mengalami musibah.
Seperti diketahui, kecelakaan menimpa mobil travel jenis Isuzu Elf bernomor polisi Z 7012 CN yang mengangkut rombongan keluarga asal Kabupaten Karawang.
Peristiwa tersebut mengakibatkan enam orang meninggal dunia dan belasan lainnya mengalami luka-luka. Dari total 21 penumpang, enam orang meninggal, dua luka berat, dan 13 luka ringan.
Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Pandu Surya Renata, mewakili Kapolres AKBP Rita Suwadi, mengatakan kecelakaan diduga dipicu kelelahan pengemudi serta kondisi jalan dan cuaca.
“Kendaraan melaju dari arah Panjalu menuju Cikijing. Saat melintasi jalan menurun dan menikung dengan kondisi licin serta kabut tebal, pengemudi diduga mengantuk sehingga kehilangan kendali,” ujarnya.
Baca Juga:Tol Layang MBZ Paling Horor, Tak Siap Hadapi MudikResmi Rilis Maret 2026 di Netflix, Live-Action One Piece Melanjutkan Arc Dari Musim Sebelumnya
Ia menambahkan, jarak pandang saat kejadian sangat terbatas, sekitar lima meter akibat kabut tebal.
Akibatnya, kendaraan oleng ke kanan, masuk parit, dan terguling dengan posisi roda di atas. Warga sekitar kemudian membantu evakuasi korban. Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Majalengka dan RSUD Cideres.
Direktur RSUD Majalengka, Ega Bramasta Akidapi, mengatakan pihaknya menerima tiga korban, terdiri dari pengemudi dan dua penumpang anak-anak.
Sementara itu, RSUD Cideres menangani sembilan korban, termasuk tiga korban meninggal dunia. Direktur RSUD Cideres, dr Harizal Ferdiansyah Harahap, menyebut korban luka mengalami berbagai kondisi, seperti cedera kepala dan patah tulang.
