MAJALENGKA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Majalengka memberikan Remisi Khusus (RK) Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah kepada warga binaan yang telah memenuhi syarat.Penyerahan remisi dilaksanakan pada Sabtu (21/3/2026) dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Majalengka, Rian Firmansyah.
Berdasarkan data per 21 Maret 2026, jumlah penghuni Lapas Majalengka tercatat sebanyak 306 orang, terdiri atas 48 tahanan dan 258 narapidana. Dari jumlah tersebut, sebanyak 195 narapidana dinyatakan berhak menerima remisi setelah melalui proses verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Rian menjelaskan, seluruh penerima remisi tahun ini masuk dalam kategori Remisi Khusus I (RK I) atau pengurangan sebagian masa pidana.
Baca Juga:Hujan Deras Picu 25 Titik Longsor Lebaran Blue: Sunyi Setelah Riuh
“Rinciannya, remisi 15 hari diberikan kepada 87 narapidana, satu bulan kepada 95 narapidana, satu bulan 15 hari kepada 10 narapidana, dan dua bulan kepada tiga narapidana,” ujarnya.
Dari total penerima remisi tersebut, sebanyak 186 merupakan narapidana laki-laki dan sembilan narapidana perempuan. Sementara itu, untuk Remisi Khusus II (RK II) atau narapidana yang langsung bebas setelah menerima remisi, tahun ini tercatat nihil.
Pemberian remisi juga mencakup narapidana kasus khusus sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2006.
“Terdapat 25 narapidana dalam kategori ini yang menerima remisi, terdiri atas 22 kasus narkotika, satu kasus korupsi, dan dua kasus perdagangan orang,” jelasnya.
Di sisi lain, sebanyak 111 warga binaan belum memenuhi syarat untuk memperoleh remisi Idulfitri tahun ini. Rinciannya, 48 orang masih berstatus tahanan, 50 orang belum menjalani masa pidana minimal enam bulan, sembilan orang terkait pencabutan program, dua orang masih menjalani pidana denda, serta dua narapidana terorisme belum menyatakan ikrar setia kepada NKRI.
“Pemberian remisi ini merupakan bentuk apresiasi negara kepada warga binaan yang menunjukkan perubahan perilaku dan disiplin dalam mengikuti program pembinaan,” tegas Rian. (ono)
