Melihat Semarak Ulang Tahun ke-318 Desa Langseb Kuningan, Ada Wayang Golek Dadan Sunandar Sunarya

hari ulang tahun desa langseb kuningan
Perayaan puncak Hari Ulang Tahun ke-318 Desa Langseb, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan. Foto: Ist - radarcirebon.id
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Perayaan puncak Hari Ulang Tahun ke-318 Desa Langseb, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan berlangsung semarak dan sarat nilai kebersamaan. Ratusan warga tumpah ruah di Alun-alun Balai Desa Langseb.

Kehadiran Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar bersama Wakil Bupati Tuti Andriani menambah khidmat suasana. Momentum milangkala ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga penegasan kuatnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan para perantau.

Pagelaran wayang golek dari Putra Giri Harja 3 dengan dalang Dadan Sunandar Sunarya menjadi magnet utama. Sorak antusias penonton pecah sepanjang pertunjukan, menandakan tingginya kecintaan warga terhadap seni tradisional.

Baca Juga:Arus Balik Lebaran Hari Ini, 87 Ribu Kendaraan Lintasi Tol CipaliLalu Lintas Tol Cipali Hari Ini, Ada Beberapa Perlambatan Arah Cirebon

Kepala Desa Langseb melalui Sekretaris Desa menegaskan bahwa peringatan hari jadi desa bukan sekadar seremoni tahunan.

Lebih dari itu, milangkala menjadi ruang refleksi perjalanan sejarah sekaligus penguat komitmen untuk membangun desa yang agamis, berbudaya, dan berdaya saing.

“Kebersamaan dan gotong royong adalah kekuatan utama kami. Ini yang terus kami jaga,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Ketua Perantau Desa Langseb, Abdul Wahab. Ia menuturkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan terlaksana berkat kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan finansial dari para perantau sebagai wujud kecintaan terhadap kampung halaman.

Sementara itu, Bupati Dian menegaskan bahwa kemajuan desa tidak semata ditentukan oleh besarnya anggaran, melainkan oleh kekompakan masyarakatnya.

“Langseb memberi contoh nyata. Ketika warga dan perantau bersatu, pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan tepat,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan milangkala sebagai titik tolak memperkuat arah pembangunan ke depan, sekaligus menghargai jasa para pendahulu.

Baca Juga:Tol Layang MBZ Paling Horor, Tak Siap Hadapi MudikResmi Rilis Maret 2026 di Netflix, Live-Action One Piece Melanjutkan Arc Dari Musim Sebelumnya

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah turut menyoroti upaya peningkatan infrastruktur, khususnya akses jalan menuju wilayah Lebakwangi yang terus dilakukan secara bertahap. Sebagai bentuk dukungan konkret, bantuan material untuk pembangunan menara masjid juga diserahkan.

Tak hanya pembangunan fisik, pelestarian budaya juga menjadi perhatian. Menurut Bupati Dian, wayang golek bukan sekadar tontonan, melainkan sarat nilai moral dan filosofi kehidupan yang penting diwariskan kepada generasi muda.

Menutup rangkaian acara, masyarakat diajak menjaga ketertiban serta memanfaatkan momentum ini untuk mempererat silaturahmi, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri.

0 Komentar