Pergerakan Arus Mudik-Balik 2026 di Wilayah Cirebon, Menurun, Tak Sebanyak Tahun Lalu

Arus Mudik-Balik 2026 di Wilayah Cirebon Menurun di banding tahun lalu
TURUN: Jumlah kendaraan yang melintasi Cirebon pada masa mudik dan balik 2026 turun atau lebih sedikit disbanding tahun lalu. Foto: Seno Dwi Priyanto/Radar Cirebon
0 Komentar

Sementara itu, arus balik di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) juga mengalami peningkatan. “Arus lalu lintas terpantau ramai lancar di mana sistem one way masih diberlakukan. Data periode pukul 00.00 hingga 12.00 WIB, tercatat sekitar 47 ribu kendaraan telah melintasi Cikopo ke arah Jakarta, lebih tinggi dan naik sekitar 126,9% dibandingkan periode yang sama kemarin,” papar Ardam Rafif Trisilo, Sustainability Management dan Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Selasa (24/3/2026).

Pihaknya pun mengimbau kepada seluruh pengguna kendaraan untuk selalu mengutamakan keselamatan, menjaga jarak aman antar kendaraan, dan wajib mematuhi arahan petugas di lapangan selama masa pemberlakuan rekayasa lalu lintas.

“Guna menjaga keselamatan bersama, pengguna jalan diimbau untuk tak berpindah jalur maupun menggunakan u-turn selama rekayasa lalu lintas one way berlangsung. Apabila perlu berganti jalur, silakan keluar melalui gerbang tol terdekat dan melanjutkan perjalanan dengan masuk kembali ke jalur yang diinginkan tanpa dikenakan tambahan tarif,” terangnya.

PASTIKAN AMAN

Baca Juga:Petugas Dishub Mulai Sibuk Atur Lalin di Jalur Mudik 2026Di Gegesik Ada Pabrik Uang Palsu, Dibongkar Polresta Cirebon

Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota (Ciko) AKBP Eko Iskandar turun langsung melakukan pengecekan di sejumlah titik strategis, baik di jalur tol maupun jalur arteri yang menjadi jalur utama distribusi kendaraan arus balik.

Kegiatan pengecekan dimulai pada pukul 12.30 WIB hingga 14.00 WIB dengan menyasar Pos Pelayanan (Posyan) Rest Area 207A Tol Palikanci serta jalur arteri. Peninjauan ini merupakan bagian dari rangkaian pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026.

AKBP Eko Iskandar mengatakan bahwa pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel di lapangan sekaligus memantau secara langsung kondisi arus lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan.

“Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan arus balik berjalan dengan lancar, aman, dan terkendali. Kami juga ingin memastikan seluruh personel siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama Operasi Ketupat Lodaya 2026 berlangsung,” ujarnya.

Selain memantau arus kendaraan, Kapolres Eko juga mengecek kesiapan fasilitas yang tersedia di rest area, seperti tempat istirahat, area parkir, hingga layanan kesehatan dan keamanan bagi para pemudik. Ia menekankan pentingnya optimalisasi fungsi rest area sebagai tempat singgah yang aman dan nyaman, terutama bagi pengendara yang menempuh perjalanan jauh.

0 Komentar