“Di kilometer 70 masih kami lakukan rekayasa lalin, dari kilometer 70 sampai 55 kami masih berlakukan contraflow lajur satu. Demikian juga yang dari Jawa Barat masih kita berlakukan dan kita buka tol fungsional Japek II Selatan, dari Sadang, Deltamas hingga Setu dan nanti bisa masuk di JORR (Jakarta Outer Ring Road),” ucapnya.
Irjen Agus menegaskan, meskipun volume kendaraan masih tergolong tinggi, kondisi arus lalu lintas tetap dapat dikelola dengan baik berkat berbagai strategi rekayasa yang diterapkan. Dari sisi keselamatan, capaian positif juga terlihat dengan menurunnya angka kecelakaan lalu lintas.
Data sementara menunjukkan penurunan fatalitas korban hingga 39 persen, serta penurunan jumlah kejadian kecelakaan sebesar 4,90 persen dibandingkan periode sebelumnya. “Jadi kami laporkan sampai saat ini cukup terkelola dengan baik. Memang arus padat karena ini Lebaran dan sudah bisa kita kelola dengan baik. Alhamdulillah kecelakaan juga turun, fatalitas korban turun 39% dan peristiwanya turun 4,90%,” imbuhnya, dilansir dari rilis resmi Korlantas Polri, tadi malam.
Baca Juga:Pemkot Cirebon Kaji Opsi WFH ASN, Tunggu Petunjuk PusatGus Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Kini Dijebloskan Lagi ke Sel
Sementara itu, pantauan Radar Cirebon di by pass Kota Cirebon, kemarin, pemudik roda dua terus memacu laju kendaraan menuju tempat perantauan. Tercatat dari hasil traffic counting Dishub Kota Cirebon di Posko Brigjen Darsono, Rabu (25/3/2026) dari pukul 00.00 hingga pukul 14.00, ada lebih dari 50.000 unit kendaraan telah melintas. “Hari ini (kemarin) terpantau ramai lancar, dan tercatat volume kendaraan lebih banyak dibandingkan dengan hari sebelumnya. Sampai pukul 14.00 WIB, hampir 50.000 kendaraan melintas, dengan didominasi kendaraan bermotor sebanyak 45.694 unit kendaraan. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan kemarin,” ujar Kepala Dishub Kota Cirebon Andi Armawan.
Katanya, gelombang arus balik ini mulai banyak pada pukul 07.00 hingga siang pukul 14.00 WIB dengan rata-rata per jam sekitar 4.300 kendaraan dengan didominasi oleh kendaraan bermotor. “Paling banyak arus balik mudik di jam 11.00 sampai 12.00 WIB, mencapai 5.483 unit kendaraan yang melintas perjamnya, sementara dinihari cenderung sepi,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pada Selasa (24/3/2026), pihaknya mencatat ada sebanyak 93.727 kendaraan melintas di Kota Cirebon. Secara komposisi, kendaraan yang melintas masih didominasi sepeda motor sebanyak 81.632 unit, diikuti mobil pribadi 9.347 unit, dan sisanya kendaraan angkutan umum.
