Ini Dia Respons Cepat Polisi Indramayu yang Selamatkan Balita Kejang di KM 137 Tol Cipali

Satlantas Polres Indramayu
SIAP DAN SIGAP: Petugas dari Satlantas Polres Indramayu melakukan langkah evakuasi balita yang mengalami kejang di Tol Cipali KM 137, Rabu (25/3) malam. Foto: Satlantas Polres Indramayu for RADAR INDRAMAYU
0 Komentar

INDRAMAYU – Tindakan sigap ditunjukkan Tim Urai Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Indramayu saat menolong seorang balita yang mengalami demam tinggi hingga kejang di KM 137 Tol Cipali, Rabu (25/3/2026) malam. Kondisinya, adalah berada di tengah arus balik Lebaran 2026.

Demi mempercepat penanganan medis, petugas langsung mengevakuasi balita tersebut bersama ibunya menggunakan sepeda motor patroli menuju Gerbang Tol (GT) Cikedung, yang menjadi akses terdekat dari lokasi kejadian.

Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif Hidayat menjelaskan, peristiwa itu bermula saat Tim Urai tengah melakukan patroli rutin. Di KM 137, petugas mendapati sebuah kendaraan pemudik berhenti darurat di bahu jalan arah Jakarta.

Baca Juga:Indramayu Produsen Ikan Terbanyak di Jawa Barat, Ini Kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan IndramayuPengembangan Pariwisata di Indramayu Harus Jadi Renstra Pemerintah Daerah

Saat dihampiri, rombongan pemudik tersebut meminta pertolongan karena anak mereka yang masih balita mengalami demam tinggi hingga kejang.

Melihat kondisi darurat, petugas segera mengambil keputusan cepat dengan mengevakuasi balita bersama ibunya menggunakan motor patroli. Bahkan, petugas harus melawan arus menuju GT Cikedung di KM 138 demi mempercepat akses ke layanan medis.

Undang menjelaskan, keputusan tersebut diambil karena jika tetap mengikuti arus menuju Gerbang Tol Subang di KM 110, jaraknya cukup jauh dan dikhawatirkan memperburuk kondisi balita.

“Karena situasi darurat dan membutuhkan penanganan segera, kami putuskan membawa balita dan ibunya ke GT Cikedung. Di sana sudah tersedia ambulan yang siaga untuk membantu pemudik,” ujarnya.

Sesampainya di GT Cikedung, balita tersebut langsung mendapat penanganan awal di dalam ambulan oleh tim medis, sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk perawatan lebih lanjut.

Sementara itu, anggota keluarga lainnya yang berada di dalam mobil tetap melanjutkan perjalanan menuju GT Subang untuk kemudian menyusul ke rumah sakit.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami, terutama di tengah padatnya arus balik Lebaran 2026. Alhamdulillah balita tersebut berhasil dievakuasi dan sudah mendapatkan penanganan medis,” pungkasnya. (oni)

0 Komentar