INDRAMAYU – Sebuah rumah milik warga di Blok Sarapati, Desa Karanganyar, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu terbakar pada Kamis, 26, Maret 2026, sekitar pukul 02.00 dini hari. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang berdagang di Pasar Baru Indramayu.
Kebakaran tersebut tidak hanya merusak bagian dapur dan sejumlah ruangan lainnya, tetapi juga menghanguskan dua unit sepeda motor, dua sepeda listrik, serta sejumlah peralatan elektronik seperti kulkas dan mesin cuci. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiel ditaksir mencapai Rp150 juta.
Kapolsek Pasekan, IPTU Nanang Dasuki menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban yang mencium bau seperti kabel terbakar. Saat itu, kondisi rumah memang sedang kosong.
Baca Juga:Indramayu Produsen Ikan Terbanyak di Jawa Barat, Ini Kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan IndramayuPengembangan Pariwisata di Indramayu Harus Jadi Renstra Pemerintah Daerah
Warga yang melihat api semakin membesar, kemudian berinisiatif mendobrak pintu dapur, yang diduga menjadi titik awal munculnya api. Dengan peralatan seadanya, warga berupaya memadamkan kobaran api sambil menghubungi pihak kepolisian dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Indramayu.
Petugas Polsek Pasekan yang menerima laporan segera menuju lokasi bersama tim Damkar untuk melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah upaya bersama warga dan petugas.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta keterangan saksi, diduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada terminal yang terhubung dengan kulkas. Instalasi kabel yang tidak sesuai standar juga disebut menjadi faktor pemicu.
Selain itu, kondisi hujan saat kejadian diduga memperparah situasi. Air hujan yang merembes ke bagian colokan listrik, kemungkinan menyebabkan percikan api hingga akhirnya memicu kebakaran.
“Beberapa menit setelah api muncul, sempat terdengar suara ledakan. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan colokan listrik yang terbakar serta bagian atas kulkas yang hangus, sementara bagian bawahnya masih utuh,” jelas Nanang.
Ia memastikan tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Kerugian sepenuhnya berupa materi, termasuk kendaraan dan peralatan elektronik milik korban yang ikut terbakar. Polisi telah memasang garis pengaman di lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Korban luka atau jiwa nihil. Hanya kerugian materil saja karena barang milik korban saja seperti dua unit sepadan motor dan dua unit sepadan listrik ikut terbakar, kulkas dan mesin cuci,” tukasnya. (oni)
