Sampah Kabupaten Cirebon Tembus 1.800 Ton Per Hari

Sampah Kabupaten Cirebon Meningkat
MENINGKAT: Volume sampah di Kabupaten Cirebon meningkat selama libur Idul Fitri dan cuti bersama. Foto: Samsul Huda/Radar Cirebon
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Lonjakan volume sampah terjadi di Kabupaten Cirebon selama libur Idul Fitri dan cuti bersama. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencatat, produksi sampah harian meningkat signifikan dibanding hari biasa.

Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan DLH Kabupaten Cirebon Suyanto mengungkapkan bahwa saat libur Lebaran volume sampah bisa mencapai 1.800 ton per hari. Padahal, pada hari normal, jumlahnya hanya berkisar 1.300 ton per hari. “Memang ada peningkatan cukup signifikan saat libur Idul Fitri dan cuti bersama,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Menurut Suyanto, lonjakan tersebut dipicu meningkatnya aktivitas masyarakat selama Lebaran, mulai dari konsumsi rumah tangga hingga kegiatan silaturahmi. Untuk mengantisipasi penumpukan, pihaknya mengintensifkan pengangkutan sampah di berbagai titik.

Baca Juga:Menhaj Tekankan Layanan Haji Berbasis JamaahWFH Rawan Melenceng, DPR Khawatir Malah Dimanfaatkan ASN untuk Jalan-jalan

Bahkan, petugas di lapangan tetap bekerja hampir tanpa libur. “Sopir truk pengangkut sampah hanya libur satu hari saat Lebaran. Selebihnya tetap aktif melakukan pengangkutan,” jelasnya.

Menurutnya, lonjakan ini sempat membuat Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Gunung Santri kewalahan. Antrean kendaraan pengangkut sampah mengular. “Situasi makin rumit ketika hujan turun. Area TPAS berubah menjadi licin dan berlumpur. Kondisi itu membuat armada pengangkut sampah pun kesulitan masuk. Proses bongkar muat terhambat,” katanya.

Namun kondisi itu tak berlangsung lama. DLH Kabupaten Cirebon bergerak cepat. Sejumlah langkah penanganan dilakukan untuk mengurai antrean. “Hasilnya, kini operasional di TPAS Gunung Santri kembali normal,” pungkasnya. (den/sam)

0 Komentar