Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperingatkan kondisi ini berpotensi menghantam wilayah barat dan selatan Indonesia. Termasuk di antaranya Jawa Barat yang dikenal sebagai lumbung padi nasional.
Jika tak diantisipasi, dampaknya bisa fatal. Produksi padi menurun, dan pasokan beras terganggu. Hanya saja Kementerian Pertanian bersama Pemprov Jawa Barat pun langsung bergerak cepat.
Menteri Andi Amran Sulaiman menjelaskan, air menjadi kunci utama dalam menghadapi situasi ini. “Penguatan irigasi dan pompanisasi harus berjalan bersamaan agar produksi tetap optimal,” tegasnya.
